Daerah

Tekan Risiko Kecelakaan, Perlintasan KA Datinawong Lamongan Dikelola Lebih Ketat

amunisinews001
8727
×

Tekan Risiko Kecelakaan, Perlintasan KA Datinawong Lamongan Dikelola Lebih Ketat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260220 WA0013

LAMONGAN – Upaya memperkuat keselamatan warga di perlintasan sebidang kembali ditegaskan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) pembukaan dan pengamanan palang pintu kereta api di Dusun Dati, Desa Datinawong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan, Jumat (20/02/2026).

Rakor ini mempertemukan unsur Muspika Babat dan perwakilan PT Kereta Api Indonesia (KAI) untuk memastikan perlintasan vital di Lamongan tersebut dikelola lebih tertib, aman, dan sesuai standar operasional.

Perlintasan di Dusun Dati selama ini menjadi jalur utama mobilitas warga mulai aktivitas ekonomi hingga akses harian masyarakat Lamongan.

Karena itu, pembukaan palang pintu resmi dinilai sebagai langkah strategis untuk menekan potensi kecelakaan tanpa menghambat arus warga Lamongan.

Batuud Koramil 0812/10 Babat, Peltu Akram, hadir mewakili Danramil sebagai bentuk dukungan TNI terhadap upaya perlindungan masyarakat Lamongan di wilayah binaan.

Kolaborasi antara TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, legislatif, hingga pihak KAI menunjukkan keseriusan bersama dalam membangun sistem pengamanan yang komprehensif.

Peltu Akram juga mengingatkan pentingnya edukasi kepada masyarakat. Menurutnya, palang pintu bukan jaminan mutlak keselamatan jika tidak dibarengi kewaspadaan.

“Keselamatan tetap bergantung pada disiplin dan kesadaran bersama saat melintasi rel,” ujarnya.

Sementara, Camat Babat, Noman Krisna Martha Sena, menegaskan bahwa pembukaan akses ini harus dibarengi dengan pengawasan dan standar keselamatan yang ketat.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting agar akses ini benar-benar memberi manfaat tanpa mengabaikan faktor keamanan,” tegasnya.

Pihak KAI menekankan bahwa keberadaan palang pintu harus didukung kelengkapan rambu, sistem operasional yang jelas, serta kedisiplinan pengguna jalan.

Keselamatan perjalanan kereta api dan pengguna jalan raya tidak bisa ditawar.

Bagi warga Dusun Dati, perlintasan ini bukan hanya jalur penyeberangan, tetapi urat nadi kehidupan desa.

Kehadirannya menjadi simbol dukungan negara terhadap pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus jaminan keselamatan.

Rakor berlangsung tertib dan menghasilkan kesepahaman terkait mekanisme operasional serta pola pengawasan ke depan.

Dengan sinergi yang solid, perlintasan Datinawong diharapkan menjadi model kolaborasi yang mengedepankan keamanan, kenyamanan, dan kepentingan masyarakat luas. (Ded)