LAMONGAN – Di tengah tantangan ketahanan pangan yang semakin kompleks, semangat gotong royong kembali mengakar kuat di bumi Sendangrejo. Sebuah langkah konkret diwujudkan oleh Koramil 0812/06 Ngimbang bersama Muspika Kecamatan Ngimbang, Perhutani, dan Kelompok Tani Sri Kepomo dalam kegiatan penanaman jagung perdana di lahan milik Perhutani, Dusun Sawen, Desa Sendangrejo, Kabupaten Lamongan, Rabu (15/10/2025)
Dipimpin oleh Pelda Suratman, Batuud Koramil Ngimbang, kegiatan ini bukan sekadar seremoni menanam, melainkan simbol kebangkitan dan komitmen bersama untuk memperkuat kemandirian pangan dari akar rumput.
”Tanam jagung hari ini adalah tanam harapan. Ini adalah bentuk nyata bahwa ketahanan pangan bukan hanya urusan pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua,” ujar Pelda Suratman dengan penuh semangat.
Lahan yang digunakan merupakan tanah milik Perhutani yang sebelumnya tidak tergarap maksimal.
Melalui skema kerja sama yang sinergis, lahan ini kini diubah menjadi sumber produktivitas baru oleh Kelompok Tani Sri Kepomo yang dipimpin oleh Samiaji.
”Kami dari Koramil siap turun ke lapangan, mendampingi petani dari awal tanam hingga panen. Ketahanan pangan dimulai dari kebersamaan,” tambah Pelda Suratman.
Sementara itu, Sekretaris Camat Ngimbang, Yoyok Kristantono, yang hadir mewakili Camat, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif ini.
”Program ini sangat positif. Tidak hanya memberdayakan lahan tidur, tapi juga membuka peluang peningkatan ekonomi bagi para petani,” ungkapnya.
Pihak Perhutani turut memberikan dukungan penuh, khususnya dalam hal penyediaan lahan yang legal dan siap tanam.
Kehadiran semua unsur ini membuktikan bahwa kolaborasi lintas sektor menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga ketersediaan pangan.
Dengan dimulainya penanaman jagung ini, diharapkan hasil panen ke depan tidak hanya mencukupi kebutuhan lokal.
tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi besar Lamongan terhadap program kemandirian pangan nasional.
Menanam bukan hanya soal benih dan tanah, tapi juga tentang harapan, persatuan, dan masa depan. Dan di tanah Sendangrejo hari ini, harapan itu mulai tumbuh.(ded)
TNI, Perhutani Dan Petani Menanam Harapan, Menuai Ketahanan Pangan






