Infotaiment

Waspada, Siang Ini Bojonegoro Diguyur Hujan, Ini Rinciannya

amunisinews001
8840
×

Waspada, Siang Ini Bojonegoro Diguyur Hujan, Ini Rinciannya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260412 WA0005

BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro dihimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup dinamis pada Minggu, 12 April 2026.

Berdasarkan prakiraan dari BMKG, kondisi cuaca Bojonegoro diprediksi akan berganti dari cerah di pagi hari menjadi hujan pada siang hari.

Memasuki pukul 07.00 WIB, cuaca di Bojonegoro terpantau cerah dengan suhu sekitar 27°C.

Angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 7,8 km perjam, sementara kelembapan udara mencapai 84 persen.

Kondisi ini cukup mendukung aktivitas masyarakat di pagi hari.

Namun, menjelang siang hari, cuaca diperkirakan berubah signifikan.

Hujan dengan intensitas sedang berpotensi mengguyur wilayah Bojonegoro saat suhu mencapai 32°C.

Kelembapan turun ke angka 64 persen dengan arah angin masih dari timur laut.

Memasuki malam hari, cuaca Bojonegoro diprediksi berawan dengan suhu menurun menjadi 25°C.

Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan lebih rendah, yakni 3,4 km perjam, sementara kelembapan meningkat hingga 94 persen.

Pada dini hari, kondisi cuaca relatif stabil dengan langit cerah berawan.

Suhu mencapai 24°C dengan kelembapan tinggi hingga 95 persen. Angin bertiup pelan dari arah barat.

Hasil pemantauan visual menunjukkan hampir seluruh wilayah Bojonegoro mulai dari kota, selatan, timur hingga barat dalam kondisi berawan.

Debit Bengawan Solo Naik, Status Masih Normal
Sementara itu, tinggi muka air Sungai Bengawan Solo tercatat berada di angka 10,05 meter.

Berdasarkan data dari Perum Jasa Tirta I, kondisi ini masih dalam status normal, meski menunjukkan tren kenaikan.

Kabar baiknya, hingga laporan ini disusun, tidak terdapat kejadian bencana di wilayah Bojonegoro.

Melihat potensi hujan di siang hari, masyarakat diharapkan menyiapkan perlengkapan hujan saat beraktivitas, waspada genangan di titik rawan, memantau perkembangan debit sungai, terutama yang tinggal di bantaran Bengawan Solo.

Laporan ini disampaikan oleh BPBD Kabupaten Bojonegoro melalui Pusdalops sebagai bagian dari pemantauan rutin harian. (Yin)