Daerah

181 Anak Yatim Bahagia Terima Santunan dari Kecamatan Purwosari Bojonegoro

amunisinews001
6875
×

181 Anak Yatim Bahagia Terima Santunan dari Kecamatan Purwosari Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260626 WA0029

BOJONEGORO – Semangat berbagi di momen Tahun Baru Islam 1448 Hijriah diwujudkan Kecamatan Purwosari, Kabupaten Bojonegoro, dengan memberikan santunan kepada 181 anak yatim, Jumat (26/6/2026).

Kegiatan ini menjadi puncak rangkaian peringatan Muharram yang berlangsung penuh kebersamaan dan kepedulian sosial.

Sebelumnya, peringatan Tahun Baru Islam di Kecamatan Purwosari telah diawali dengan pawai ta’aruf yang digelar pada 15 Juni 2026 sebagai bentuk syiar sekaligus menyambut datangnya 1 Muharram 1448 Hijriah.

Acara santunan tersebut menjadi bukti kuatnya kolaborasi lintas sektor di Kecamatan Purwosari.

Kegiatan terlaksana berkat sinergi Forkopimcam Purwosari bersama Kantor Urusan Agama (KUA), Majelis Ulama Indonesia (MUI), Puskesmas, MWC NU, serta Bundesma LKD yang bergandengan tangan menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim.

Camat Purwosari, Ike Widyaningrum, mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.

Menurutnya, kebersamaan antara pemerintah, tokoh agama, dan berbagai elemen masyarakat menjadi kekuatan besar dalam menghadirkan manfaat nyata bagi warga.

Ia menegaskan, Muharram merupakan momentum yang tepat untuk meningkatkan rasa syukur sekaligus memperkuat kepedulian sosial, terutama kepada anak-anak yatim yang membutuhkan perhatian bersama.

“Semoga santunan ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan mereka, tetapi juga menjadi penyemangat agar terus belajar, meraih cita-cita, serta tumbuh menjadi generasi yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia,” ujar Ike.

Kegiatan ditutup dengan tausiah yang disampaikan Ketua MUI Kecamatan Purwosari, K. Guffron Munajat.

Dalam pesannya, ia mengajak anak-anak yatim untuk tetap optimistis menghadapi masa depan.

Menurutnya, setiap kesulitan akan selalu disertai kemudahan selama seseorang terus berusaha, belajar dengan sungguh-sungguh, serta memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Melalui kegiatan ini, Kecamatan Purwosari berharap semangat berbagi di bulan Muharram tidak berhenti pada seremoni semata, tetapi terus menjadi budaya gotong royong dan kepedulian sosial di tengah masyarakat. (yin)