LAMONGAN — Di tengah meningkatnya kekhawatiran akan darurat sampah yang melanda berbagai daerah di Indonesia, sebuah inisiatif mulia lahir dari Desa Mantup, Kecamatan Mantup, Kabupaten Lamongan, Kamis (18/9/2025)
Dengan semangat gotong royong yang mengakar kuat dalam budaya bangsa, Babinsa Koramil 0812/09 Mantup bersama warga dan pemerintah desa bahu-membahu membangun bak penampungan sampah sebagai langkah nyata menjaga kelestarian lingkungan.
Langit pagi yang cerah seakan menjadi saksi kolaborasi penuh semangat antara aparat dan masyarakat.
Di tengah geliat aktivitas itu, terlihat sosok Serma Yoga Babinsa yang memimpin kegiatan tersebut dengan penuh semangat memotivasi warga untuk ikut serta dalam pembangunan fasilitas sederhana namun berdampak besar ini.
“Bak penampungan sampah ini bukan sekadar bangunan fisik, melainkan simbol kesadaran bersama untuk mencintai bumi tempat kita berpijak,” ujar Serma Yoga dengan nada optimis. “Kami berharap, ke depan tidak ada lagi sampah berserakan. Semua warga dapat membuang sampah pada tempatnya.”
Menurutnya, kebiasaan buruk membuang sampah sembarangan tak hanya merusak pemandangan, namun juga membawa risiko besar banjir akibat saluran yang tersumbat, pencemaran lingkungan, bahkan penyebaran penyakit.
“Kita tidak ingin bencana datang karena ulah kita sendiri. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” tambahnya.
Kepala Desa Mantup, Mustofa, turut hadir menyaksikan dan memberikan apresiasi penuh terhadap keterlibatan Babinsa dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Kami sangat bersyukur atas kehadiran dan dukungan dari Babinsa. Kolaborasi seperti ini adalah kunci untuk membangun desa yang bersih, tertib, dan sehat. Semoga dengan adanya fasilitas ini, warga semakin sadar dan disiplin dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ungkapnya.
Kegiatan yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan itu menjadi bukti bahwa perubahan besar bisa dimulai dari langkah kecil.
Di balik tumpukan semen dan batu bata, tersimpan harapan besar akan desa yang lebih indah, lebih sehat, dan lebih peduli terhadap lingkungan.
Pembangunan bak penampungan sampah ini bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan bersama menuju desa yang bersih dan lestari.
Kolaborasi antara Babinsa, pemerintah desa, dan warga menjadi contoh inspiratif bahwa perubahan dimulai dari kesadaran, diwujudkan melalui aksi, dan diperkuat oleh kebersamaan.
Semoga Desa Mantup menjadi cermin bagi desa-desa lain, bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab kita semua demi generasi hari ini dan masa depan.(Ded)
Wujudkan Lingkungan Bersih Dan Sehat, Babinsa Mantup Bersama Warga Bangun Bak Penampungan Sampah






