TNI/POLRI

‎Tiga Pilar Ngimbang Perkuat Soliditas Hadapi Ancaman Bencana Di Musim Pancaroba

orbitnasional333
892
×

‎Tiga Pilar Ngimbang Perkuat Soliditas Hadapi Ancaman Bencana Di Musim Pancaroba

Sebarkan artikel ini
Img 20251115 wa0026

LAMONGAN — Menghadapi meningkatnya potensi bencana hidrometeorologi di musim pancaroba, tiga pilar Kecamatan Ngimbang memperkokoh sinergi melalui Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Ngimbang, Senin (15/11/2025)

‎Kegiatan ini menjadi simbol kesiapan bersama dalam melindungi masyarakat dari ancaman cuaca ekstrem.

‎Apel dipimpin oleh Camat Ngimbang, Anton Sujarwo, S.Pd., M.M., didampingi Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, serta Kapolsek Ngimbang, I Wayan Sumantra.

‎Kehadiran tiga unsur penting pemerintahan ini menegaskan komitmen kuat untuk bergerak cepat bila bencana melanda wilayah Ngimbang.

‎Dalam amanatnya, Camat Anton menekankan pentingnya koordinasi solid di tengah perubahan cuaca yang tidak menentu.

‎“Musim pancaroba kerap memicu cuaca ekstrem, mulai dari banjir, tanah longsor hingga angin kencang. Melalui apel ini, kita memastikan kesiapan personel maupun sarana pendukung agar mampu merespons cepat,” ujarnya.

‎Sementara itu, Kapten Inf Mustoha menegaskan bahwa TNI siap berada di garda terdepan dalam upaya penanggulangan bencana.

‎“Koramil siap bergerak kapan pun diperlukan. Kami akan bersinergi dengan Polsek dan Pemerintah Kecamatan untuk melakukan evakuasi, penanganan darurat, serta membantu masyarakat dengan maksimal,” tegasnya.

‎Hal senada disampaikan Kapolsek Ngimbang, I Wayan Sumantra, yang menyoroti pentingnya pengamanan jalur vital dan kelancaran evakuasi.

‎“Kami telah menyiapkan langkah-langkah pengamanan, termasuk rekayasa lalu lintas jika akses utama terganggu. Keselamatan warga adalah prioritas utama,” tandasnya.

‎Sinergi tiga pilar ini diharapkan mampu memperkuat sistem peringatan dini, mempercepat respons ketika bencana terjadi, sekaligus meminimalkan dampak terhadap masyarakat.

‎Pemerintah juga mengajak warga untuk lebih peka terhadap lingkungan dan segera melaporkan potensi bahaya kepada aparat desa atau tim siaga bencana.

‎Dengan kesiapsiagaan yang terbangun, Ngimbang berupaya memastikan bahwa setiap tantangan musim pancaroba dapat dihadapi secara terpadu, cepat, dan aman.(ded)