LAMONGAN – Hangatnya suasana memenuhi Ruang Data Makodim 0812/Lamongan ketika jajaran TNI, para Babinsa, dan perangkat desa duduk bersama dalam Rapat Koordinasi percepatan pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP), Rabu (19/11/2025).
Dipimpin langsung oleh Dandim 0812 Lamongan, Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, pertemuan ini menjadi penanda kuat bahwa pembangunan desa harus berakar pada kolaborasi dan kepedulian.
Dalam balutan seragamnya, Letkol Inf Deni menampilkan sosok pemimpin yang tidak hanya berorientasi pada target, tetapi juga pada denyut harapan masyarakat.
Baginya KDKMP bukan sekadar pembangunan gudang atau gerai; ia adalah ruang ekonomi yang diharapkan mampu menyokong kesejahteraan warga dari tingkat paling dasar.
“KDKMP ini membawa harapan banyak keluarga. Kita Babinsa dan perangkat desa memiliki peran penting untuk memastikan harapan itu tumbuh menjadi kenyataan,” ujarnya dengan nada penuh ketulusan.
Para Babinsa yang hadir menjadi saksi betapa eratnya hubungan TNI dengan masyarakat. Mereka berbagi pengalaman, tantangan, dan cerita dari desa-desa binaan.
Mereka memahami dengan detail bagaimana petani berjuang, bagaimana pedagang kecil bertahan, serta bagaimana koperasi bisa menjadi sandaran baru bagi ekonomi desa.
Rakor berlangsung hidup dan dinamis. Alih-alih kaku, diskusi dipenuhi tawa ringan, gagasan lapangan, dan solusi praktis yang muncul dari pengalaman nyata para Babinsa.
Fokus pembahasan tertuju pada bagaimana memastikan KDKMP tumbuh sebagai penggerak ekonomi lokal menyerap hasil panen, menjaga stabilitas harga, dan menjadi pusat perputaran ekonomi desa.
Letkol Inf Deni menegaskan pentingnya pendampingan berkelanjutan. Babinsa diminta hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai motivator, penghubung, dan penjaga tata kelola agar KDKMP dikelola dengan profesional dan transparan.
Pertemuan ini mempertegas bahwa pembangunan Lamongan tidak bisa berjalan dari satu sisi saja.
Diperlukan sinergi yang tulus antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat untuk mewujudkan kemajuan yang berkeadilan.
Para peserta rakor meninggalkan Makodim bukan hanya membawa catatan kegiatan.
tetapi juga semangat baru semangat gotong royong untuk membangun kesejahteraan dari desa, demi Lamongan yang lebih kuat dan Indonesia yang lebih berdaya.(ded)
Rakor KDKMP,Teladan Sinergi Dari Lamongan






