TNI/POLRI

Harlah Pancasila 2026, Dandim Bojonegoro Ajak Hidupkan Nilai Pancasila

amunisinews001
6682
×

Harlah Pancasila 2026, Dandim Bojonegoro Ajak Hidupkan Nilai Pancasila

Sebarkan artikel ini
IMG 20260601 WA0036

BOJONEGORO – Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air mewarnai peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang digelar Komando Distrik Militer (Kodim) 0813 Bojonegoro, Senin (1/6/2026).

Upacara bendera yang berlangsung di Lapangan Makodim 0813 Bojonegoro tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen kebangsaan di tengah berbagai tantangan zaman.

Kegiatan yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” itu dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto.

Upacara diikuti seluruh prajurit TNI dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kodim 0813 Bojonegoro dengan penuh khidmat dan disiplin.

Dalam kesempatan tersebut, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Republik Indonesia, Yudian Wahyudi.

Dalam amanatnya ditegaskan bahwa Hari Lahir Pancasila bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momen penting untuk merefleksikan kembali peran Pancasila sebagai dasar negara sekaligus pedoman hidup bangsa Indonesia.

Menurut Yudian, nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila harus terus dijaga dan dihidupkan dalam setiap aspek kehidupan masyarakat.

Pancasila dinilai tetap relevan sebagai fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah perkembangan dunia yang semakin kompleks.

“Hari Lahir Pancasila adalah saat yang tepat untuk memastikan api semangat Pancasila tetap menyala dalam jiwa seluruh rakyat Indonesia,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanat tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tema peringatan tahun ini menegaskan peran strategis Pancasila, tidak hanya sebagai perekat keberagaman bangsa Indonesia, tetapi juga sebagai kontribusi Indonesia dalam mewujudkan perdamaian dunia.

Di tengah berbagai tantangan global, mulai dari disrupsi teknologi, ketidakpastian ekonomi, hingga dinamika geopolitik internasional, Pancasila disebut tetap menjadi kompas moral yang menuntun bangsa Indonesia agar tetap berada pada jalur persatuan, keadilan, dan kemanusiaan.

Indonesia yang terdiri dari ribuan pulau, ratusan suku, bahasa, dan budaya menjadi bukti nyata bahwa keberagaman dapat bersatu dalam satu identitas kebangsaan yang kuat.

Pancasila menjadi fondasi yang menjaga harmoni tersebut tetap terpelihara hingga saat ini.

Dalam amanatnya, Kepala BPIP juga menegaskan bahwa Indonesia memiliki tanggung jawab untuk ikut menjaga ketertiban dunia sebagaimana amanat Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Prinsip musyawarah, perdamaian, dan keadilan yang terkandung dalam Pancasila menjadi modal penting dalam diplomasi Indonesia di tingkat internasional.

Kontribusi Indonesia dalam berbagai misi perdamaian dunia, keterlibatan dalam penyelesaian konflik regional, hingga komitmen memperjuangkan keadilan bagi bangsa-bangsa yang tertindas disebut sebagai bentuk nyata implementasi nilai kemanusiaan yang adil dan beradab.

Selain itu, generasi muda juga diajak untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup dan terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Nilai-nilai luhur tersebut tidak boleh hanya menjadi simbol atau hafalan semata, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Kepala BPIP turut mengingatkan seluruh pemangku kebijakan agar setiap program dan kebijakan publik selalu berpihak pada kepentingan rakyat, menjunjung keadilan sosial, serta menjamin perlindungan terhadap kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Tidak kalah penting, seluruh elemen bangsa juga diajak untuk terus melawan segala bentuk intoleransi, radikalisme, dan tindakan yang berpotensi memecah belah persatuan nasional.

Peringatan Hari Lahir Pancasila di Kodim 0813 Bojonegoro berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebangsaan.

Momentum ini menjadi pengingat bahwa Pancasila bukan hanya warisan para pendiri bangsa, melainkan kekuatan utama yang akan terus menjaga Indonesia tetap bersatu, maju, dan bermartabat di tengah perubahan zaman.

Dengan semangat Hari Lahir Pancasila 2026, seluruh peserta upacara meneguhkan kembali tekad untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan serta mengamalkannya dalam setiap langkah pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. (yin)