BOJONEGORO – Kepedulian terhadap masyarakat kembali ditunjukkan Persatuan Jurnalis Indonesia (PJI) Bojonegoro melalui program sosial pemasangan listrik gratis bagi warga kurang mampu.
Program yang dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) tersebut menjadi bukti nyata bahwa insan pers tidak hanya berperan dalam menyampaikan informasi, tetapi juga hadir membantu masyarakat yang membutuhkan.
Dalam kegiatan sosial kali ini, bantuan pemasangan listrik mandiri diberikan kepada Istikomah, warga Dusun Medalem Barat, Desa Prayungan, Kecamatan Sumberrejo, serta Suwono, warga Desa Tumbrasanom, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Program tersebut lahir dari semangat gotong royong dan kepedulian sosial anggota PJI Bojonegoro untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui akses listrik yang layak dan aman.
Kebahagiaan tampak jelas di wajah Istikomah saat aliran listrik di rumahnya akhirnya menyala. Selama ini, kebutuhan penerangan menjadi salah satu kendala yang dihadapi keluarganya.
Dengan adanya listrik mandiri, aktivitas sehari-hari menjadi lebih mudah dan nyaman.
Istikomah mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diterimanya.
Menurutnya, keberadaan listrik bukan hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka kesempatan yang lebih baik bagi keluarganya, terutama untuk mendukung kegiatan belajar anak-anak di rumah.
“Terima kasih kepada seluruh keluarga besar PJI Bojonegoro. Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Sekarang rumah sudah terang dan anak-anak bisa belajar dengan lebih nyaman pada malam hari,” ungkapnya penuh haru.
Rasa syukur serupa juga disampaikan Suwono, penerima bantuan dari Kecamatan Kedungadem. Selama ini ia harus bergantung pada sambungan listrik dari rumah tetangga dengan daya yang terbatas.
Menurutnya, kehadiran listrik mandiri akan sangat membantu aktivitas keluarga sekaligus memberikan rasa aman dan kenyamanan yang lebih baik.
“Alhamdulillah, sekarang kami memiliki listrik sendiri. Aktivitas malam hari menjadi lebih mudah dan tidak perlu lagi khawatir soal keterbatasan daya,” ujarnya.
Program kemanusiaan yang dijalankan PJI Bojonegoro ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Ketua RW, A. Fuad Hasan, menilai bantuan tersebut memberikan manfaat besar bagi warga yang selama ini terkendala biaya pemasangan listrik baru.
Dia menyebut kebutuhan listrik dan penerangan merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari.
Namun tidak semua warga memiliki kemampuan ekonomi untuk memenuhi kebutuhan tersebut secara mandiri.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian PJI Bojonegoro. Bantuan ini benar-benar membantu warga kami yang membutuhkan. Biaya pemasangan listrik memang cukup berat bagi sebagian masyarakat, sehingga program seperti ini sangat dirasakan manfaatnya,” tuturnya.
Sementara itu, perwakilan PJI Bojonegoro menegaskan bahwa kegiatan sosial tersebut merupakan bagian dari program kemanusiaan yang akan terus dijalankan secara berkelanjutan.
Organisasi ini berharap bantuan yang diberikan mampu meningkatkan kesejahteraan, produktivitas, serta kualitas hidup para penerima manfaat.
Melalui program pemasangan listrik gratis ini, PJI Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa jurnalis tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi dan pengawas sosial, tetapi juga mampu menjadi bagian dari solusi nyata bagi masyarakat.
Dari rumah yang sebelumnya gelap, kini cahaya harapan menyala dan membawa semangat baru bagi keluarga penerima manfaat. (yin)






