BOJONEGORO – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax mendapat perhatian serius dari jajaran Polsek Padangan, Polres Bojonegoro.
Untuk mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul di tengah masyarakat, petugas kepolisian melakukan patroli dan pemantauan langsung ke sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (13/6/2026).
Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif pascakenaikan harga BBM.
Selain itu, patroli juga bertujuan mencegah munculnya antrean panjang, kepanikan masyarakat, hingga potensi gangguan keamanan di area SPBU.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Padangan berkoordinasi dengan pengelola dan petugas SPBU guna memastikan ketersediaan stok BBM tetap aman serta pelayanan kepada masyarakat berjalan lancar.
Petugas juga melakukan pemantauan langsung terhadap aktivitas pengisian bahan bakar dan perkembangan situasi di lapangan.
Kapolsek Padangan melalui personelnya menegaskan pentingnya kewaspadaan seluruh pihak, terutama pengelola SPBU, terhadap berbagai potensi gangguan keamanan yang dapat muncul sewaktu-waktu.
Pengawasan dan koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci untuk menjaga kenyamanan masyarakat saat melakukan pengisian bahan bakar.
Tak hanya kepada pengelola SPBU, polisi juga memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat yang sedang mengisi BBM.
Warga diminta tetap tenang, mematuhi aturan yang berlaku, mengantri secara tertib, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran pelayanan.
Kehadiran polisi di lokasi mendapat respon positif dari masyarakat karena dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas di SPBU berlangsung normal tanpa hambatan berarti.
Melalui patroli rutin ini, Polsek Padangan berharap stabilitas kamtibmas di wilayah hukumnya tetap terjaga.
Upaya preventif tersebut juga menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya di tengah dinamika kebijakan harga BBM yang berpotensi memengaruhi aktivitas warga sehari-hari. (yin)






