BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro dapat beraktivitas dengan lebih nyaman pada Kamis (18/6/2026).
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Bojonegoro, cuaca di wilayah Kota Ledre diprakirakan didominasi kondisi cerah sejak pagi hingga dini hari.
Prakiraan cuaca Bojonegoro yang mengacu pada data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan tidak ada potensi cuaca ekstrem yang signifikan sepanjang hari.
Kondisi ini menjadi kabar baik bagi masyarakat Bojonegoro, terutama petani, pelaku usaha, maupun warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diperkirakan cerah dengan suhu udara sekitar 26 derajat Celsius.
Kelembapan udara mencapai 83 persen dengan arah angin bertiup dari timur berkecepatan 2,2 kilometer per jam.
Memasuki siang hari, suhu udara di Bojonegoro meningkat hingga 31 derajat Celsius.
Meski cukup panas, cuaca Bojonegoro tetap cerah dengan kelembapan turun menjadi 57 persen.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan mencapai 16 kilometer per jam.
Sementara pada malam hingga dini hari, kondisi cuaca Bojonegoro masih didominasi langit cerah.
Suhu udara berkisar 26 derajat Celsius dengan kelembapan sekitar 80 persen.
Angin dari arah tenggara bertiup dengan kecepatan 12,4 kilometer per jam.
Meski prakiraan BMKG menunjukkan cuaca cerah, hasil pemantauan visual BPBD Bojonegoro mencatat sebagian wilayah masih terlihat berawan.
Kondisi tersebut terpantau di kawasan Bojonegoro Kota, wilayah selatan, timur, hingga barat Kabupaten Bojonegoro.
Di sisi lain, laporan kebencanaan hingga Kamis pagi menunjukkan situasi aman dan kondusif.
BPBD Bojonegoro memastikan tidak terdapat laporan kejadian bencana maupun kondisi darurat di seluruh wilayah Kabupaten Bojonegoro.
Selain memantau cuaca, BPBD juga terus melakukan pengawasan terhadap debit Sungai Bengawan Solo.
Berdasarkan data Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo tercatat berada pada angka 6,28 meter.
Kondisi tersebut masih berada dalam kategori normal dengan tren stabil.
Artinya, belum terdapat indikasi peningkatan debit air yang berpotensi menimbulkan ancaman banjir di wilayah Bojonegoro.
BPBD Bojonegoro menghimbau masyarakat untuk tetap memantau perkembangan cuaca dan informasi resmi dari instansi terkait.
Meski kondisi saat ini relatif aman, kewaspadaan tetap diperlukan mengingat perubahan cuaca dapat terjadi sewaktu-waktu.
Dengan cuaca cerah, nihil kejadian bencana, serta kondisi Bengawan Solo yang stabil, aktivitas masyarakat Bojonegoro pada hari ini diperkirakan dapat berlangsung lancar dan aman. (yin)






