LAMONGAN – Di bawah langit cerah pagi Jumat yang penuh semangat, semangat kebersamaan menggema di tepian Bengawan Jero, kala ratusan orang berkumpul untuk satu tujuan mulia menyelamatkan alam dari tumpukan sampah, Jum’at (17/20/2025)
Dipimpin oleh Dandim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo, dan didampingi jajaran Forkopimda Lamongan, aksi Jumat Bersih Sampah.
ini menjadi simbol nyata kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan nasional yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, dan dipusatkan di kawasan Dam Deket, Desa Sugihwaras, Kecamatan Deket, sebuah wilayah yang selama ini menjadi langganan banjir akibat gulma dan penumpukan sampah di aliran sungai.
“Sungai adalah nadi kehidupan. Menjaganya tetap bersih adalah tanggung jawab kita bersama,” ujar Letkol Inf Deni dengan penuh keyakinan.
Melalui gotong royong ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa sampah bukan hanya masalah sepele, tapi bisa menjadi bencana bila dibiarkan.
Dengan semangat yang membara, anggota TNI, Polri, ASN, petugas kebersihan, hingga relawan dari berbagai kalangan.
bahu-membahu menyisir dan membersihkan aliran Bengawan Jero dari sampah plastik, gulma enceng gondok, dan limbah rumah tangga yang menyumbat jalannya air.
Tak hanya membersihkan secara fisik, kegiatan ini juga menyuarakan pesan kuat: menjaga lingkungan adalah bagian dari bela negara.
“TNI hadir tidak hanya di medan perang, tapi juga di tengah masyarakat. Melawan sampah adalah bagian dari perjuangan kita hari ini, demi masa depan anak cucu kita,” tegas Dandim.
Sementara itu, Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, MBA, yang turut hadir dalam kegiatan ini, memberikan apresiasi tinggi atas semangat kolaborasi semua pihak.
“Apa yang kita lakukan hari ini bukan hanya simbolis. Ini adalah langkah awal menuju perubahan besar dalam pengelolaan sampah di Lamongan,” ungkap Bupati.
Kami akan menguatkan regulasi di tingkat desa, memberikan edukasi berkelanjutan, serta menghadirkan fasilitas pengelolaan sampah terpadu.
Ia juga menegaskan bahwa menjaga kebersihan sungai merupakan pondasi untuk menciptakan Lamongan yang ‘Megilan Berhasil’ daerah yang unggul, sehat, dan lestari.
Aksi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh warga Lamongan dan daerah lain di Indonesia, bahwa perubahan besar dimulai dari langkah kecil yang dilakukan bersama.
Karena ketika tangan-tangan yang peduli bersatu, bukan hanya sungai yang mengalir jernih tapi juga harapan untuk masa depan yang lebih baik.(ded)
Bersatu Untuk Bengawan Jero,Aksi Jumat Bersih Satukan Langkah Jaga Alam Lamongan






