TNI/POLRI

Kapolres Lamongan Hadiri Deklarasi Sinergi Ketahanan Pangan: SMK Miftakhul Ulum Jadi Simbol Semangat Kemandirian

orbitnasional333
612
×

Kapolres Lamongan Hadiri Deklarasi Sinergi Ketahanan Pangan: SMK Miftakhul Ulum Jadi Simbol Semangat Kemandirian

Sebarkan artikel ini
Img 20250531 wa0004

LAMONGAN – Udara pagi di Desa Solokuro, Kabupaten Lamongan, terasa lebih segar dari biasanya, Sabtu (31/5/2025)

Di pelataran SMK Miftakhul Ulum, ratusan mata berkumpul dalam satu tujuan: meneguhkan komitmen bersama untuk mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.

Dalam semangat sinergi, Deklarasi Sekolah Nasional Tangguh untuk Ketahanan Pangan Rakyat (SENTRA) resmi digelar, menggandeng Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Polda Jawa Timur, dan berbagai pemangku kepentingan.

Turut hadir dalam momen bersejarah ini, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., bersama Wakil Rektor UNESA Bidang IV Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes.,

Guru Besar Ilmu Fisiologi Olahraga dan Pelatihan Prof. Dr. Nining Widyah Kusnanik, M.Appl.Sc., Kabag Binkar SDM Polda Jatim AKBP Warsono, S.H., S.I.K., M.H., serta perwakilan Dinas Pendidikan, tokoh masyarakat, dan seluruh keluarga besar SMK Miftakhul Ulum.

Acara dimulai khidmat dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Suasana haru dan semangat patriotisme mengiringi langkah awal menuju sekolah berbasis ketahanan pangan.

Dalam sambutannya, Prof. Nining menyampaikan bahwa ketahanan pangan harus dimulai dari kesadaran kolektif, termasuk dari dunia pendidikan.

“Setiap sekolah seyogianya memiliki wahana belajar yang juga menopang kemandirian pangan, seperti kebun cabai atau pertanian hidroponik. Jangan berhenti di deklarasi, tetapi mari lanjutkan dengan aksi nyata,” ujarnya penuh semangat.

Senada dengan itu, Prof. Dwi Cahyo menyatakan bahwa UNESA siap menjadi mitra strategis dalam penguatan program ketahanan pangan nasional.

“Kami percaya, sinergi antara institusi pendidikan, aparat keamanan, dan masyarakat akan melahirkan gerakan yang berdampak besar bagi masa depan bangsa.”

Sementara itu, AKBP Warsono menegaskan bahwa Polri tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai agen perubahan.

“Kami mendukung penuh program ini, termasuk melalui pendampingan dan pelatihan anggota. Sebuah panen raya pun sedang dipersiapkan di Ngawi, yang rencananya akan dihadiri langsung oleh Presiden RI,” ungkapnya.

Usai penyampaian sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan deklarasi SENTRA, penyerahan cinderamata kepada SMK Miftakhul Ulum, serta sesi foto bersama yang penuh kehangatan.

Doa bersama mengalun lembut menutup acara, sebelum para tamu mengunjungi langsung lahan pertanian milik sekolah yang menjadi saksi nyata dari komitmen ketahanan pangan.

Deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah gerakan moral dan edukatif menuju kemandirian bangsa. SMK Miftakhul Ulum hari ini bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ladang harapan bagi masa depan pangan Indonesia.(Ded)