LAMONGAN – Riuh sorak dan semangat persatuan menggema di sepanjang jalan-jalan utama Kota Lamongan, Senin siang (26/5/2025)
Dalam balutan budaya dan rasa cinta tanah kelahiran, ribuan warga tumpah ruah menyambut Kirab Pataka,
sebuah prosesi sakral yang menjadi lambang kejayaan dan kebanggaan Kabupaten Lamongan yang kini telah menginjak usia ke-456.
Dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, iring-iringan kirab memancarkan aura kebersamaan dan semangat gotong royong.
Sang pataka bendera kehormatan daerah dibawa mengelilingi kota, disambut antusias warga dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, tokoh masyarakat, hingga para seniman lokal yang turut memeriahkan prosesi dengan tarian dan alunan musik tradisional.
“Kegiatan ini lebih dari sekadar perayaan. Ini adalah perwujudan dari rasa syukur, kebersamaan, serta tekad kita untuk terus membangun Lamongan yang lebih maju dan harmonis,” ujar Bupati Yuhronur dalam sambutannya di Pendopo Lokatantra.
Beliau juga menekankan bahwa efisiensi anggaran tidak boleh memadamkan semangat dalam merayakan momen bersejarah ini.
“Selama kita bersatu dan saling mendukung, setiap tantangan pasti ada jalan keluarnya,” tambahnya penuh keyakinan.
Suasana semakin khidmat saat Pasamuan Agung digelar, sebuah pertemuan luhur yang mempertemukan pemangku kepentingan daerah dalam satu panggung kebersamaan.
Dalam forum itu, Ketua DPRD Lamongan, Freddy Wahyudi, menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya menghargai jasa para pendiri dan pahlawan daerah.
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tak pernah melupakan sejarah dan para pahlawannya. Mari kita lanjutkan warisan mereka dengan semangat kerja nyata dan saling menghormati,” tuturnya.
Rangkaian Hari Jadi Lamongan ke-456 tak berhenti sampai di sini. Berbagai acara kebudayaan, pameran, dan kegiatan sosial dijadwalkan menghiasi bulan berikutnya, membawa semangat baru bagi warga Lamongan untuk terus maju dalam harmoni.
Dengan penuh harap, Bupati Yuhronur menutup perayaan hari itu dengan pesan yang menggugah, Semoga semangat gotong royong dan cinta pada Lamongan senantiasa tumbuh di hati setiap warganya. Karena dari sinilah masa depan yang gemilang akan lahir.(Ded)






