LAMONGAN – Dalam upaya menumbuhkan kesadaran hukum di tengah masyarakat, Pelda Suratman, Batuud Koramil 0812/06 Ngimbang, menghadiri seminar bertajuk, Jum’at (22/8/2025)
“Pentingnya Pendampingan Hukum bagi Masyarakat”. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Peta dan berlangsung di Balai Desa Drunugurit, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.
Seminar ini bukan sekadar forum diskusi, namun menjadi ruang edukasi yang membuka mata masyarakat tentang hak-hak hukum yang mereka miliki. Dengan pendekatan yang komunikatif dan penuh empati.
para narasumber dari LBH Peta menyampaikan pentingnya pendampingan hukum sebagai jembatan keadilan, khususnya bagi kalangan akar rumput yang kerap terpinggirkan oleh ketidaktahuan hukum.
Dalam sambutannya, Pelda Suratman menyampaikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
Ia menilai, sinergi antara lembaga hukum dan aparat teritorial sangat penting dalam menjaga keharmonisan serta ketertiban masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat tak lagi merasa takut atau asing dengan hukum. Justru sebaliknya, mereka harus sadar bahwa hukum hadir untuk melindungi, bukan menindas,” ungkap Pelda Suratman dengan penuh semangat.
LBH Peta sendiri telah lama dikenal sebagai lembaga yang konsisten memperjuangkan akses keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat, terutama yang rentan dan kurang mampu.
Dalam kesempatan ini, mereka menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi masyarakat, mulai dari edukasi hingga proses pendampingan hukum di lapangan.
Seminar ini juga membuka ruang tanya jawab antara warga dan narasumber, menciptakan suasana dialog yang hangat dan membangun.
Warga tampak antusias, menunjukkan bahwa kesadaran hukum mulai tumbuh dan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial mereka.
Di tengah arus modernisasi dan kompleksitas permasalahan sosial saat ini, kehadiran seminar seperti ini menjadi oase pengetahuan yang mencerahkan.
Karena sejatinya, keadilan bukan hanya milik mereka yang paham hukum, melainkan hak setiap insan yang menginjakkan kaki di bumi pertiwi.(ded)






