LAMONGAN – Dalam balutan semangat pengabdian yang tak pernah padam, Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali menegaskan jati dirinya sebagai bagian tak terpisahkan dari rakyat.
Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI, Babinsa Koramil 0812/23 Solokuro, Koptu Toni, turun langsung ke pelosok desa membawa harapan dalam bentuk bantuan sembako untuk warga kurang mampu di Desa Solokuro, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Minggu (28/09/2025).
Tak sekadar menyalurkan bantuan, Koptu Toni mengetuk pintu rumah warga satu per satu sebuah pendekatan yang penuh kehangatan dan ketulusan.
Di antara penerima bantuan, tampak wajah haru dari Bapak Kasdolah, salah satu warga penerima manfaat yang mengaku sangat terbantu oleh kehadiran TNI di tengah himpitan ekonomi.
”Kami ingin kehadiran TNI benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya dalam hal pengamanan, tetapi juga hadir saat mereka membutuhkan uluran tangan,” ungkap Koptu Toni, saat menyerahkan bantuan secara langsung.
Paket sembako yang dibagikan berisi kebutuhan pokok sehari-hari. Meski sederhana, namun mengandung makna besar: bahwa di balik seragam loreng, ada jiwa-jiwa yang peduli dan siap membantu sesama.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-80 TNI di wilayah Kabupaten Lamongan, yang bertujuan memperkuat tali silaturahmi dan menjalin kedekatan emosional antara prajurit TNI dan rakyat yang selama ini menjadi pilar kekuatannya.
Danramil 0812/23 Solokuro, Kapten Arm Hari, menyampaikan bahwa aksi sosial ini bukan hanya simbolis, melainkan wujud nyata dari filosofi “Bersama Rakyat, TNI Kuat.”
”Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin masyarakat merasakan bahwa TNI hadir bukan hanya di barak atau medan latihan, tapi juga di tengah-tengah kehidupan mereka, dalam suka maupun duka,” ujar Kapten Hari.
Bapak Kasdolah pun tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan mata berkaca-kaca, ia mengungkapkan syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan.
”Terima kasih banyak kepada Bapak TNI. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Semoga TNI semakin jaya dan dekat dengan rakyat,” ucapnya lirih.
Di balik seremonial dan hiruk-pikuk perayaan HUT TNI, terselip pesan yang kuat: bahwa TNI bukan hanya alat negara, tetapi juga sahabat rakyat, penjaga damai, sekaligus pengayom dalam setiap denyut kehidupan masyarakat.
Momentum ini menjadi pengingat, bahwa kekuatan sejati TNI tidak hanya diukur dari alutsista, tetapi dari sejauh mana kehadirannya memberi dampak nyata bagi rakyat.
Dan hari itu, di Desa Solokuro, secercah harapan tumbuh dari tangan-tangan yang peduli.
“Bersama Rakyat TNI Kuat, Bersama TNI Rakyat Bermartabat.” (ded)
Sambut HUT Ke-80 TNI, Babinsa Koramil Solokuro Tebar Kepedulian Lewat Aksi Sosial






