LAMONGAN – Udara pagi di Desa Slaharwotan, Kecamatan Ngimbang, terasa berbeda. Suasana penuh semangat dan kebanggaan terpancar ketika Danramil 0812/06 Ngimbang, Kapten Inf Mustoha, menyambut kedatangan 27 prajurit pilihan yang akan menjadi fondasi awal berdirinya Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 887/Ksatria Joko Modo (KJM), Sabtu (25/10/2025)
Para prajurit muda itu berdiri tegak, dengan mata penuh harapan dan semangat juang yang membara.
Mereka adalah para pionir generasi pertama yang akan menorehkan sejarah baru dalam perjalanan pembangunan satuan kebanggaan di wilayah Lamongan ini.
Dalam sambutannya, Kapten Inf Mustoha mengungkapkan rasa bangganya kepada para prajurit yang telah terpilih mengemban amanah besar tersebut.
“Kalian bukan sekadar prajurit yang dikirim untuk bertugas, tetapi penjaga awal kehormatan satuan yang akan lahir. Dari tangan kalian, Yonif TP 887/KJM akan tumbuh menjadi satuan yang tangguh, disiplin, dan dicintai rakyat,” ujar Danramil dengan nada penuh haru dan wibawa.
Usai penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pengarahan dan pembekalan. Dalam kesempatan itu, Kapten Mustoha menekankan pentingnya disiplin, loyalitas, dan adaptasi sosial.
Para prajurit diminta untuk segera menyatu dengan masyarakat sekitar, khususnya di Desa Slaharwotan, lokasi yang akan menjadi markas Yonif TP 887/KJM.
“Bangunlah hubungan yang baik dengan masyarakat, hormati adat dan budaya setempat, serta jadilah teladan di mana pun kalian berada. Ingat, kalian adalah wajah TNI di tengah rakyat,” pesannya.
Ia juga menegaskan bahwa Yonif TP memiliki dua peran strategis sebagai satuan tempur sekaligus satuan teritorial yang berfokus pada pembangunan wilayah.
Dengan demikian, prajurit diharapkan tidak hanya tangguh di medan tugas, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak kemajuan di daerah penugasannya.
“Menjadi prajurit Yonif TP berarti siap berjuang di dua garis depan mempertahankan kedaulatan sekaligus menumbuhkan kesejahteraan,” tambahnya penuh keyakinan.
Kegiatan pengarahan diakhiri dengan doa bersama dan pesan penutup dari Danramil agar seluruh prajurit senantiasa menjaga nama baik satuan dan melaksanakan tugas dengan hati yang tulus.
“Jadilah prajurit profesional, rendah hati, dan dekat dengan rakyat. Bersama masyarakat, kita bangun Yonif TP 887/KJM sebagai satuan kebanggaan Lamongan dan TNI Angkatan Darat,” tutup Kapten Mustoha dengan tegas.
Pembangunan Yonif TP 887/KJM (Ksatria Joko Modo) di Desa Slaharwotan diharapkan menjadi momentum baru bagi Lamongan.
Kehadiran batalyon ini tidak hanya memperkuat sistem pertahanan wilayah, tetapi juga menjadi simbol sinergi antara TNI dan rakyat dalam membangun kemandirian serta kesejahteraan masyarakat.(ded)
Semangat Baru Prajurit Pionir,Danramil Ngimbang Sambut 27 Prajurit Proyeksi Yonif TP 887/KJM






