TNI/POLRI

Sinergi Hebat Kodim Lamongan, Unisla dan Para Pemangku Kepentingan: Menanam Asa Menuju Ketahanan Pangan Nasional

orbitnasional333
3336
×

Sinergi Hebat Kodim Lamongan, Unisla dan Para Pemangku Kepentingan: Menanam Asa Menuju Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
Img 20250509 Wa0021

LAMONGAN – Dalam semangat kolaborasi yang kuat demi masa depan pangan Indonesia, Kodim 0812/Lamongan, Universitas Islam Lamongan (Unisla), serta berbagai stakeholder penting di Kabupaten Lamongan bersatu dalam sebuah gerakan nyata: penanaman padi varietas unggul PMJ 01. Pada hari Jumat (9/5/2025)

Kegiatan ini bukan sekadar menanam benih di tanah, tetapi juga menanam harapan dan komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional.

Acara penanaman yang berlangsung di lingkungan Kampus Unisla ini turut dihadiri oleh para tokoh penting daerah, seperti Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, M.BA., M.EK., Dandim 0812/Lamongan Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han., Wakil Ketua DPRD Husen, S.Ag., M.Pd., Rektor Unisla Drs. H. Abdul Qofur, SE., M.Si., Ketua Yayasan YPPTI Sunan Giri Lamongan Bambang Eko Mulyono, SH., M.Hum., MM., serta Kepala LLDIKTI Wilayah VII Jawa Timur Prof. Dr. Dyah Sawitri, MM.

Dalam pidatonya yang penuh semangat, Letkol Ketut Wira Purbawan menegaskan peran strategis TNI dalam menjaga ketahanan pangan bangsa.

Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga pertahanan negara, tetapi juga sebagai penjaga masa depan bangsa melalui ketahanan pangan. PMJ 01 adalah simbol inovasi dan harapan. Semoga upaya ini menjadi batu loncatan untuk kemandirian pangan Lamongan dan Indonesia,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor Unisla menyampaikan bahwa kolaborasi ini adalah bukti nyata dari peran perguruan tinggi dalam menyumbangkan solusi bagi persoalan masyarakat.

Unisla tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga mencetak perubahan. Kami ingin hadir di tengah masyarakat dengan solusi nyata. Semoga benih yang ditanam hari ini tumbuh menjadi kesejahteraan esok hari,” ungkap Drs. H. Abdul Qofur dengan penuh optimisme.

Kegiatan ini menjadi lebih dari sekadar seremoni; ia adalah simbol kuatnya sinergi antara kekuatan militer, intelektual, dan pemerintah dalam membangun ketahanan bangsa dari akar rumput. Dengan langkah bersama ini, Lamongan kembali menunjukkan bahwa pertanian adalah urusan bersama, dan pangan adalah kunci kedaulatan.

Melalui semangat gotong royong dan visi yang jauh ke depan, Kodim 0812/Lamongan, Unisla, dan para pemangku kepentingan membuka jalan menuju negeri yang mandiri pangan karena negeri yang kuat berakar dari tanahnya sendiri.(Ded)