LAMONGAN – Di tengah riuh ombak dan angin laut yang berhembus, sebuah pertemuan yang penuh makna berlangsung di Desa Kandangsemangkon, Kecamatan Paciran. Kemis (31/7/2025)
Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP I Nyoman Ardite, S.H., M.H., bersama jajaran Ditpolairud Polda Jawa Timur,
menggelar kegiatan Cangkrukan dengan Kelompok Nelayan (CAK POYAN) sebagai upaya mempererat sinergi antara kepolisian dan masyarakat pesisir.
Acara yang berlangsung pada Kamis pagi itu mengundang sejumlah tokoh penting, di antaranya Kasubdit Patroli Airud Ditpolairud Polda Jatim,
AKBP Slamet Rochmad, S.Sos., serta Kompol Dicky R.E., S.H. yang turut menyampaikan pentingnya kolaborasi untuk menjaga kelestarian laut dan keselamatan pelayaran.
Kepala Desa Kandangsemangkon, Agus Mulyono, serta Ketua HSNI Kabupaten Lamongan, H. Sukri, juga hadir untuk memberikan dukungan penuh.
Sambutan penuh semangat dari AKBP Slamet Rochmad mengingatkan kita bahwa laut bukan hanya tempat mencari nafkah, tetapi juga rumah yang harus kita jaga bersama.
“Keamanan dan keselamatan saat melaut bukanlah hanya tanggung jawab nelayan semata, tetapi juga seluruh pihak, termasuk kita sebagai aparat,” ujarnya.
Dengan tema “Bersinergi untuk Laut yang Aman dan Berkelanjutan”, kegiatan ini menyajikan berbagai materi edukasi bagi para nelayan. Mulai dari pemahaman mengenai Undang-Undang Perikanan No. 45 Tahun 2009, ancaman hukum bagi pelaku destructive fishing, hingga pentingnya keselamatan berlayar sesuai dengan aturan P2TL.
Tidak hanya berhenti pada sosialisasi, kegiatan ini juga diisi dengan aksi nyata: penyerahan paket sembako dan senter
sebagai simbol kepedulian Polri terhadap kesejahteraan nelayan yang seringkali berhadapan dengan tantangan besar di tengah lautan.
Kasat Polairud Polres Lamongan, AKP I Nyoman Ardite, menegaskan bahwa pendekatan humanis menjadi kunci dalam menjaga hubungan yang harmonis antara pihak kepolisian dan nelayan.
“Kami ingin para nelayan merasa dilindungi, diberi pemahaman hukum, dan lebih penting lagi, merasa aman dalam setiap pelayaran mereka. Agar laut tetap lestari, dan mereka dapat melaut dengan hati tenang,” ungkapnya.
Kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara aparat kepolisian dan masyarakat pesisir.
Harapannya, melalui sinergi yang terus terjalin, tidak hanya keamanan yang terjaga, tetapi juga kelestarian sumber daya laut di wilayah Lamongan yang semakin terjamin.
Dari sesi cangkrukan yang hangat ini, tersirat harapan bahwa nelayan, dengan bantuan polisi, dapat terus melaut dengan aman, sekaligus menjaga keberlanjutan ekosistem laut yang menjadi sumber kehidupan mereka.(Ded)






