TNI/POLRI

Kemarau Mencekik, 6.000 Liter Air Bersih Digelontorkan ke Warga Bojonegoro

amunisinews001
1
×

Kemarau Mencekik, 6.000 Liter Air Bersih Digelontorkan ke Warga Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
IMG 20260821 WA0170

BOJONEGORO — Musim kemarau mulai membawa dampak serius bagi sejumlah warga di Kabupaten Bojonegoro. Sumber air yang mengering membuat sebagian masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.

Melihat kondisi tersebut, Kodim 0813 Bojonegoro bergerak cepat memberikan bantuan.

Sebanyak 6.000 liter air bersih disalurkan kepada warga RT 006 dan RT 007 RW 002, Desa Kedungsari, Kecamatan Temayang, Jumat (21/8/2026).

Penyaluran dilakukan sejak pagi dan mendapat pengawalan dari personel Babinsa Koramil 0813-24/Temayang.

Para anggota TNI turut membantu warga mengisi berbagai tempat penampungan, mulai dari bak darurat berbahan terpal hingga jerigen dan galon.

Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian TNI terhadap masyarakat yang mulai terdampak kekeringan.

Di tengah kondisi sumber air yang semakin terbatas, kehadiran personel TNI di lapangan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan dasar warga.

Ketua RT 006 RW 002 Desa Kedungsari, Edi Siswantoro, mengapresiasi langkah cepat Kodim 0813 Bojonegoro.

Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat berarti bagi warga yang selama beberapa pekan terakhir menghadapi kesulitan air.

“Bantuan ini sangat bermanfaat sekali karena daerah kami saat ini sedang mengalami kekeringan. Terima kasih kepada Bapak Dandim Bojonegoro beserta jajaran atas bantuan air bersih ini,” kata Edi.

Hal senada disampaikan Margono (47), warga RT 007 RW 002.

Dia menyebut bantuan air bersih tersebut sedikit banyak meringankan beban masyarakat yang kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari.

“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga. Semoga menjadi amal ibadah dan membawa manfaat besar bagi warga yang sedang mengalami kesulitan air bersih,” ujarnya.

Sementara itu, Bati Bhakti TNI Koramil 0813-24/Temayang, Pelda Masduq Ali, berharap air yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat.

“Semoga bantuan air bersih ini bermanfaat dan membantu meringankan beban warga,” tuturnya.

Aksi tersebut sekaligus menunjukkan peran TNI yang tidak hanya berkaitan dengan keamanan wilayah, tetapi juga hadir ketika masyarakat menghadapi persoalan kemanusiaan, termasuk dampak kekeringan.

Dengan musim kemarau yang masih berlangsung, penyaluran air bersih diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, terutama ke wilayah-wilayah yang mulai mengalami krisis air. (yin)