TNI/POLRI

Sinergi TNI Dan Masyarakat: 1.000 Bibit Ditanam, Harapan Baru Tumbuh Di Tanah Lopang

981
×

Sinergi TNI Dan Masyarakat: 1.000 Bibit Ditanam, Harapan Baru Tumbuh Di Tanah Lopang

Sebarkan artikel ini
Img 20250802 wa0032

LAMONGAN – Hembusan angin pagi di Desa Lopang, Kecamatan Kembangbahu, membawa semangat baru bagi warganya.

Dalam balutan kebersamaan dan semangat gotong royong, sebanyak 1.000 bibit tanaman disebarkan dan ditanam dalam kegiatan penyuluhan pertanian, Sabtu (2/8/2025), yang diinisiasi oleh Koramil 0812/05 Kembangbahu dan Satgas Pandu Kodim 0812/Lamongan, bekerja sama dengan Dinas Kehutanan dan Universitas Islam Lamongan (Unisla).

Dipimpin oleh Pelda Edi Santoso, selaku Pejabat Danramil Kembangbahu, kegiatan ini bukan sekadar penyuluhan teknis, namun juga menjadi titik awal bagi masyarakat Lopang untuk menanam harapan harapan akan bumi yang lebih hijau, panen yang lebih melimpah, dan masa depan pertanian yang berkelanjutan.

“Kami hadir tidak hanya untuk mendampingi, tapi juga menumbuhkan semangat dan kesadaran bahwa menjaga lingkungan dan memaksimalkan potensi pertanian adalah tugas bersama,” ujar Pelda Edi dalam sambutannya yang hangat namun penuh makna.

Didampingi Serda Krisna Wijayanto, anggota Satgas Pandu, serta Sertu Lukman, Babinsa Desa Lopang, kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak.

Ibu Nur Aisyah, perwakilan Cabang Dinas Kehutanan Kabupaten Bojonegoro, dan Bapak Agus, Dosen Penyuluh Lapangan Unisla, turut menyampaikan materi dan panduan kepada warga yang hadir.

Tak hanya para tokoh dan pejabat desa seperti Kepala Desa Suparto dan para Kepala Dusun.

kegiatan ini juga melibatkan kelompok tani, Karang Taruna, hingga mahasiswa KKN Unisla, menciptakan suasana kolaboratif lintas generasi yang menggugah.

Program penyuluhan ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga dalam mengelola lahan secara bijak, memanfaatkan potensi alam tanpa merusaknya.

Melalui pembagian 1.000 bibit yang terdiri dari tanaman buah dan pohon pelindung warga diharapkan bisa ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal.

“Bibit ini adalah simbol harapan. Harapan untuk desa yang lebih hijau, pertanian yang lebih kuat, dan generasi yang lebih peduli,” ungkap Bapak Agus dari Unisla.

Dengan kegiatan ini, TNI melalui Koramil dan Kodim setempat terus menunjukkan komitmennya.

sebagai bagian dari solusi, bukan hanya penjaga wilayah, tapi juga pelindung masa depan masyarakat.

Langkah kecil ini di Desa Lopang menjadi teladan bahwa perubahan besar dapat tumbuh dari akar-akar kerja sama yang kuat. Dari tanah yang digenggam petani, dari semangat yang disiram dengan ilmu, dan dari kebersamaan yang terus dipupuk masa depan yang lebih hijau bukan lagi sekadar impian.(Ded)