TNI/POLRI

Tanggul Jebol Di Dusun Keplak, TNI Bersama Warga Bahu Membahu Perkuat Pertahanan Alam

orbitnasional333
648
×

Tanggul Jebol Di Dusun Keplak, TNI Bersama Warga Bahu Membahu Perkuat Pertahanan Alam

Sebarkan artikel ini
Img 20250612 wa0037

LAMONGAN – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Modo selama beberapa hari terakhir membawa dampak serius bagi warga Dusun Keplak, Desa Kacangan. Kemis (12/6/2025)

Luapan air dari Waduk Kalen merangsek deras, mengikis dan menjebol tanggul sepanjang tujuh meter. Akibatnya, sawah-sawah yang selama ini menjadi sumber penghidupan warga pun terendam air, menyisakan kecemasan dan duka.

Namun dari musibah itu, lahirlah semangat gotong-royong yang luar biasa. Dipimpin langsung oleh Danramil 0812/12 Modo, Kapten Czi Khoiri, jajaran TNI, Polsek Modo, BBWS, perangkat desa, dan masyarakat setempat bersatu dalam satu tujuan: memperbaiki tanggul yang jebol, demi masa depan yang lebih aman.

Sejak pagi, derap langkah para Babinsa berpadu dengan semangat warga. Tanpa lelah, mereka mengangkat karung berisi tanah dan pasir, memancang bambu sebagai penahan, serta menyusun anyaman gedek sebagai benteng sementara.

Tangan-tangan yang biasanya menggenggam cangkul kini menggenggam harapan—bahwa tanggul ini akan kembali berdiri kokoh melindungi desa mereka.

“Kami tidak bisa menunggu lama. Ini situasi darurat. Dengan kekuatan warga dan personel TNI, kami bergerak cepat untuk mencegah kerusakan yang lebih luas,” tegas Kapten Khoiri di sela kegiatan.

Ia menambahkan, kerja bakti ini bukan hanya soal memperbaiki tanggul, tetapi juga memperkuat solidaritas antarwarga dan antara TNI dengan rakyat. Dalam guyuran keringat dan lumpur, tumbuh rasa saling percaya dan saling menjaga.

“Tanggul ini adalah batas antara air dan harapan. Bila ia jebol, maka bukan hanya sawah yang tenggelam, tapi juga harapan banyak keluarga. Maka, hari ini kami pastikan batas itu kembali berdiri, lebih kuat dari sebelumnya,” lanjutnya.

Kerja bakti ini bukan akhir dari penanganan. Ini adalah langkah awal untuk menggalang kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan dan membangun sistem pertahanan air yang lebih baik. Ke depan, sinergi antara aparat dan masyarakat akan terus diperkuat agar kejadian serupa tak terulang kembali.

TNI hadir bukan hanya dalam seragam dan senjata, tetapi juga dalam lumpur dan peluh, bergandeng tangan dengan rakyat demi keselamatan bersama.(Ded)