TNI/POLRI

TMMD 129 Bojonegoro Sentuh Dunia Pendidikan, SDN Kesongo Dapat Rehabilitasi Total

amunisinews001
5642
×

TMMD 129 Bojonegoro Sentuh Dunia Pendidikan, SDN Kesongo Dapat Rehabilitasi Total

Sebarkan artikel ini
img 20260717 wa0035

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memberikan perhatian serius terhadap peningkatan kualitas pendidikan.

Salah satu wujud nyatanya adalah rehabilitasi empat ruang kelas di SD Negeri Kesongo 1, Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

Perbaikan tersebut menjadi bagian dari sasaran fisik utama TMMD yang dilaksanakan Kodim 0813 Bojonegoro bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sejak dimulai, personel Satgas TMMD bergotong royong bersama masyarakat dan tenaga kerja sipil memperbaiki ruang-ruang kelas yang selama bertahun-tahun mengalami kerusakan.

Sebelum direhabilitasi, kondisi bangunan sekolah dinilai kurang layak untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Dinding ruang kelas mengalami retakan di sejumlah titik, sementara atap yang bocor kerap menyebabkan air hujan masuk ke dalam ruangan sehingga mengganggu aktivitas para siswa.

Kondisi tersebut telah lama menjadi perhatian pihak sekolah.

Saat musim hujan, proses pembelajaran sering kali tidak berlangsung maksimal karena siswa dan guru harus menghadapi kebocoran yang mengurangi kenyamanan selama belajar.

Masuknya SDN Kesongo 1 sebagai salah satu sasaran prioritas TMMD ke-129 menjadi jawaban atas kebutuhan yang selama ini diharapkan sekolah.

Rehabilitasi dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pembongkaran bagian bangunan yang rusak, perbaikan struktur dinding, hingga pembenahan atap agar ruang kelas kembali aman digunakan.

Kepala SDN Kesongo 1, Suroto, menyampaikan apresiasi atas kepedulian TNI melalui program TMMD.

Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti karena menyentuh kebutuhan mendasar yang selama ini belum dapat terpenuhi.

“Selama ini kami memang sangat membutuhkan perbaikan ruang kelas. Alhamdulillah melalui TMMD, harapan itu akhirnya terwujud. Kami sangat bersyukur karena siswa nantinya bisa belajar dengan lebih nyaman,” ujarnya.

Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Letkol Inf Dedy Dwi Wijayanto, menjelaskan bahwa rehabilitasi sekolah dikerjakan secara kolaboratif antara personel TNI dan masyarakat.

Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama agar seluruh sasaran pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu.

Menurutnya, TMMD bukan sekadar membangun fasilitas fisik, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kerja bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dia menegaskan, perbaikan empat ruang kelas tersebut diharapkan mampu menghadirkan lingkungan belajar yang lebih aman, sehat, dan nyaman sehingga mendukung peningkatan kualitas pendidikan bagi anak-anak di Desa Kesongo.

Selain rehabilitasi sekolah, TMMD ke-129 juga mengerjakan sejumlah pembangunan lain secara bersamaan, yakni pembangunan jalan cor beton, pembangunan drainase, pembuatan sumur bor, serta peningkatan kualitas Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga.

Seluruh sasaran fisik itu ditargetkan selesai selama pelaksanaan TMMD yang berlangsung hingga pertengahan Agustus 2026.

Dengan demikian, manfaat pembangunan tidak hanya dirasakan melalui infrastruktur desa, tetapi juga melalui meningkatnya kualitas fasilitas pendidikan dan kesejahteraan masyarakat.

Melalui rehabilitasi SDN Kesongo 1, TMMD ke-129 kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia sejak usia sekolah.

Ruang kelas yang lebih layak diharapkan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif sekaligus menjadi investasi jangka panjang bagi lahirnya generasi penerus yang berkualitas di Kabupaten Bojonegoro. (yin)