LAMONGAN — Suasana penuh kedamaian menyelimuti Desa Tanggungan, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, ketika lantunan dzikir dan doa bersama menggema dari halaman tempat berlangsungnya kegiatan Dzikir Bersama Jamaah Al Hikmah, Selasa pagi (11/11/2025), yang penuh berkah tersebut.
Kegiatan yang digagas atas dasar semangat kebersamaan antara aparat keamanan dan masyarakat ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi serta memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah kehidupan bermasyarakat.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Serka Sudarno dari Koramil Pucuk yang mewakili unsur TNI, serta Aiptu Slamet Widodo dari Polsek Pucuk yang mewakili unsur kepolisian.
Keduanya hadir sebagai wujud nyata dukungan TNI–POLRI terhadap kegiatan keagamaan yang menumbuhkan ketenangan dan persatuan di tengah masyarakat.
Selain aparat keamanan, acara ini juga dihadiri oleh para Bangser, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta jamaah Al Hikmah se-Kecamatan Pucuk dan se-Kecamatan Sukodadi.
Ribuan jamaah tampak antusias mengikuti rangkaian dzikir, doa, dan tausiah yang dipimpin oleh para ulama dan sesepuh setempat.
Dalam sambutannya, perwakilan dari aparat keamanan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini.
“Melalui dzikir bersama, kita berdoa agar bangsa dan daerah kita senantiasa diberi keamanan, kedamaian, dan keberkahan.Inilah bukti bahwa sinergi antara TNI, POLRI, dan masyarakat tidak hanya terjalin di bidang keamanan, tetapi juga dalam bidang keagamaan dan sosial,” ungkap salah satu perwakilan aparat.
Acara berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh kekhusyukan. Lantunan dzikir dan doa menggema di langit Desa Tanggungan, membawa suasana damai dan menumbuhkan rasa persaudaraan yang mendalam.
Para jamaah tampak larut dalam suasana spiritual, menundukkan kepala dan menengadahkan tangan seraya memohon keberkahan untuk bangsa, daerah, dan keluarga.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Tanggungan bersama TNI dan POLRI menunjukkan bahwa kebersamaan dan keimanan adalah fondasi utama dalam membangun desa yang aman, rukun, dan sejahtera.
Semangat gotong royong, rasa cinta tanah air, dan keikhlasan dalam beribadah menjadi cerminan nyata dari kekuatan moral masyarakat Lamongan yang religius dan berkarakter.
Dengan berakhirnya dzikir bersama ini, masyarakat berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan semangat kebersamaan antara aparat dan warga.
Dzikir bersama di Desa Tanggungan bukan hanya sekadar kegiatan ritual keagamaan.
melainkan juga simbol persatuan dan harapan bahwa dengan doa dan sinergi, keamanan serta kesejahteraan akan selalu menyertai bumi Lamongan tercinta.(ded)
TNI–POLRI Dan Masyarakat Desa Tanggungan Gelar Dzikir Bersama Wujud Harmoni Dan Doa Untuk Negeri






