Daerah

155 Kepala Sekolah Baru Bojonegoro Dilantik, Bupati Wahono Titip Pesan Ini

amunisinews001
4
×

155 Kepala Sekolah Baru Bojonegoro Dilantik, Bupati Wahono Titip Pesan Ini

Sebarkan artikel ini
IMG 20260820 WA0028

BOJONEGORO – Sebanyak 504 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro resmi menduduki jabatan baru.

Pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji jabatan digelar di Pendopo Malowopati, Kamis (20/8/2026), dengan sebagian peserta mengikuti prosesi secara virtual dari unit kerja masing-masing.

Dari total ASN yang dilantik, sebanyak 155 orang mendapat tugas sebagai kepala sekolah, sedangkan 349 orang menempati jabatan fungsional tertentu.

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono.

Turut hadir Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro Edi Susanto, serta jajaran asisten dan staf ahli bupati.

Dalam arahannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh ASN yang memperoleh amanah baru.

Ia mengatakan, Pemkab Bojonegoro berupaya menempatkan ASN pada lokasi tugas yang tidak terlalu jauh dari tempat tinggal.

“Dari yang bergeser tempat penugasan diusahakan agar tidak jauh-jauh dari rumah. Maka kami berpesan kepada kepala sekolah karena tugas kepala sekolah bukanlah beban yang ringan,” ujar Wahono.

Menurutnya, kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar karena menjadi salah satu figur penting dalam menentukan kualitas pendidikan dan masa depan generasi muda.

Wahono menegaskan, tantangan masa depan bangsa sangat berkaitan dengan kualitas tenaga pendidik. Guru, kata dia, merupakan sosok yang berperan sebagai orang tua kedua bagi para siswa.

Sementara kepala sekolah memiliki tanggung jawab lebih luas sebagai pemimpin sekaligus teladan bagi para guru.

“Kepala sekolah harus siap menjadi contoh, itu yang paling berat. Harus mampu menjadi fasilitator, memenuhi sarana prasarana untuk siswa,” tegasnya.

Tak hanya menjadi pemimpin administratif, kepala sekolah juga dituntut mampu membangun semangat di lingkungan sekolah.

Mereka harus dapat memantau perkembangan siswa sekaligus melakukan evaluasi terhadap proses pendidikan.

Selain itu, kepala sekolah diminta menjaga keteladanan, baik melalui perilaku maupun ucapan.

Menurut Wahono, sikap tersebut menjadi bagian penting dari kepemimpinan di lingkungan pendidikan.

Pemkab Bojonegoro, lanjutnya, berkomitmen mendukung sektor pendidikan melalui penyediaan fasilitas maupun peningkatan kesejahteraan.

Namun, dukungan tersebut harus diimbangi dengan kemampuan para pendidik dan kepala sekolah beradaptasi terhadap perkembangan zaman.

Terlebih, perkembangan teknologi digital berlangsung semakin cepat.

Sekolah dituntut tidak hanya mengikuti perubahan tersebut, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk mendukung proses pembelajaran.

“Selamat berjuang untuk generasi kita,” imbuh Wahono.
Pelantikan berlangsung khidmat. Prosesi diawali dengan pengambilan sumpah.atau janji jabatan, kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pelantikan. (Yin)