BOJONEGORO – Warga Kabupaten Bojonegoro perlu bersiap menghadapi cuaca panas pada Selasa, 13 Oktober 2026.
Berdasarkan laporan prakiraan cuaca yang dihimpun dalam laporan harian Pusdalops BPBD Bojonegoro, suhu udara diperkirakan mencapai 36 derajat Celsius pada siang hari.
Mengacu pada data prakiraan cuaca mulai pukul 07.00 WIB, kondisi cuaca di Bojonegoro diprediksi bervariasi, mulai dari cerah pada pagi hari hingga berawan saat siang, malam dan dini hari.
Pada pagi hari, suhu udara Bojonegoro diperkirakan berada di angka 30 derajat Celsius dengan kondisi cerah.
Angin bertiup dari arah tenggara dengan kecepatan 4,9 kilometer per jam, sedangkan kelembapan udara mencapai 55 persen.
Memasuki siang hari, suhu Bojonegoro diperkirakan meningkat hingga 36 derajat Celsius.
Cuaca berawan dengan angin dari arah timur berkecepatan 11,1 kilometer per jam.
Pada periode ini, kelembapan udara diperkirakan turun menjadi 29 persen.
Kondisi tersebut membuat warga Bojonegoro perlu memperhatikan aktivitas di luar ruangan, terutama ketika cuaca terasa terik.
Masyarakat Bojonegoro disarankan mencukupi kebutuhan air minum, menggunakan pelindung dari sinar matahari, serta mengatur aktivitas luar ruangan sesuai kondisi tubuh.
Pada malam hari, cuaca Bojonegoro diperkirakan berawan dengan suhu sekitar 28 derajat Celsius.
Angin bertiup dari timur dengan kecepatan 10,5 kilometer per jam dan kelembapan udara mencapai 69 persen.
Sementara itu, pada dini hari suhu Bojonegoro diprediksi turun menjadi 25 derajat Celsius.
Kondisi tetap berawan dengan angin dari arah tenggara berkecepatan 5,2 kilometer per jam.
Kelembapan udara diperkirakan meningkat hingga 79 persen.
Berdasarkan pantauan visual yang tercantum dalam laporan BPBD Bojonegoro, kondisi cuaca di sejumlah wilayah menunjukkan keadaan yang relatif cerah.
Meski kondisi cuaca didominasi cerah hingga berawan, masyarakat tetap disarankan mengikuti perkembangan informasi cuaca terbaru untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan.
Dalam laporan harian tersebut, BPBD Kabupaten Bojonegoro mencatat tidak ada kejadian atau bencana yang dilaporkan atau berstatus nihil.
Selain itu, pemantauan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo menunjukkan angka 6,00 meter, dengan status normal dan tren stabil.
Data tersebut bersumber dari Perusahaan Umum Jasa Tirta I, Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo, sebagaimana dicantumkan dalam laporan Pusdalops BPBD Bojonegoro.
Masyarakat dihimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan mengikuti informasi resmi dari instansi terkait.
Untuk memperoleh informasi kebencanaan dan kondisi terkini, warga dapat memantau kanal komunikasi resmi BPBD Kabupaten Bojonegoro. (yin)






