BOJONEGORO – Kondisi cuaca di Kabupaten Bojonegoro pada Senin, 2 November 2026, diprakirakan didominasi cuaca berawan hingga cerah berawan.
Memasuki siang hari, sejumlah wilayah berpotensi mengalami kondisi berkabut dengan suhu udara mencapai 29 derajat Celsius.
Berdasarkan laporan harian Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kabupaten Bojonegoro, prakiraan cuaca tersebut berlaku mulai pukul 07.00 WIB hingga dini hari.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan berawan dengan suhu udara sekitar 27 derajat Celsius.
Angin bertiup dari arah selatan dengan kecepatan 7,5 kilometer per jam.
Sementara tingkat kelembapan udara berada di angka 76 persen.
Memasuki siang hari, kondisi cuaca Bojonegoro diprediksi berkabut, suhu udara mencapai 29 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen.
Angin bertiup dari arah timur dengan kecepatan sekitar 10,7 kilometer per jam.
Beranjak ke malam hari, cuaca Bojonegoro diperkirakan cerah berawan, suhu udara berada di kisaran 27 derajat Celsius dengan kelembapan 80 persen.
Angin bergerak dari arah tenggara dengan kecepatan 9,8 kilometer per jam.
Sementara pada Senin dini hari, kondisi cuaca Bojonegoro diprakirakan cerah dengan suhu lebih sejuk, yakni sekitar 25 derajat Celsius.
Kelembapan meningkat menjadi 86 persen, sedangkan kecepatan angin mencapai 4,3 kilometer per jam dari arah tenggara.
Selain prakiraan BMKG, BPBD Kabupaten Bojonegoro juga menyampaikan hasil pemantauan kondisi cuaca secara visual di sejumlah wilayah.
Hasil pemantauan menunjukkan Bojonegoro Kota dan wilayah selatan terpantau cerah berawan.
Sementara wilayah timur dan barat Bojonegoro dilaporkan dalam kondisi cerah.
Kondisi tersebut menjadi gambaran cuaca di sejumlah kawasan pada saat pemantauan berlangsung.
Kabar baiknya, berdasarkan laporan Pusdalops BPBD Kabupaten Bojonegoro, hingga laporan tersebut disampaikan belum terdapat kejadian maupun bencana yang tercatat.
Dengan demikian, situasi kebencanaan di wilayah Kabupaten Bojonegoro dilaporkan nihil kejadian.
Di sisi lain, hasil pemantauan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo yang bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo menunjukkan kondisi masih normal.
Tinggi muka air tercatat berada di angka 6,00 meter. Sementara status debit air masuk kategori normal dengan tren pergerakan stabil.
Kondisi ini menunjukkan bahwa berdasarkan hasil pemantauan tersebut, tinggi muka air Bengawan Solo belum menunjukkan perubahan tren yang signifikan.
BPBD Kabupaten Bojonegoro melalui Pusdalops terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan cuaca, kondisi wilayah, serta tinggi muka air sungai sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.
Masyarakat dihimbau tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca dan laporan resmi dari instansi terkait agar dapat mengantisipasi perubahan kondisi lingkungan.
Informasi lebih lanjut mengenai perkembangan cuaca dan kebencanaan di Kabupaten Bojonegoro dapat dipantau melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Bojonegoro. (yin)






