Daerah

‎Lamongan Perkuat Siaga Bencana Hidrometeorologi

orbitnasional333
3415
×

‎Lamongan Perkuat Siaga Bencana Hidrometeorologi

Sebarkan artikel ini
Img 20251118 wa0027

LAMONGAN – Pemkab Lamongan menggelar Apel Kesiapsiagaan Bencana Hidrometeorologi di Alun-Alun Lamongan, Selasa(18/11/2025). Apel digelar sebagai upaya memperkokoh koordinasi lintas instansi sekaligus memastikan seluruh pasukan dan peralatan penanggulangan bencana siap diterjunkan kapan pun dibutuhkan.

‎Apel dipimpin langsung oleh Bupati Lamongan Yuhronur Efendi, didampingi Wakil Bupati, Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, serta berbagai unsur kebencanaan dari TNI, Polri, BPBD, Tagana, hingga relawan dan organisasi masyarakat.

‎Bupati Yuhronur menegaskan bahwa kesiapsiagaan menjadi kunci menghadapi ancaman bencana yang semakin sering muncul akibat perubahan iklim ekstrem.

‎Ia menyoroti peristiwa angin puting beliung yang beberapa hari lalu melanda wilayah Pucuk sebagai pengingat bahwa bencana dapat terjadi secara tiba-tiba.

‎“Kita ingin memastikan seluruh sarana dan prasarana selalu dalam kondisi siap. Tadi kita lihat bersama, semua peralatan hidup, terpelihara, dan siap digunakan kapan saja,” ujarnya.

‎Menurutnya, berbagai jenis bencana mulai dari banjir, tanah longsor, hingga puting beliung telah diantisipasi dengan memperkuat koordinasi dan kesiapan semua lini.

‎Ia menilai sinergi seluruh elemen masyarakat merupakan kekuatan utama untuk membangun Lamongan yang tangguh bencana.

‎Plt Kalaksa BPBD Lamongan Moch. Na’im, menambahkan bahwa 12 pleton dari berbagai unsur diterjunkan dalam apel kali ini, mencerminkan kesiapan pasukan untuk bertindak cepat jika keadaan darurat terjadi.

‎Naim juga mengungkapkan beberapa wilayah yang saat ini menjadi perhatian, seperti Sukodadi, Pucuk, Ngimbang, dan Sambeng yang kerap dilanda puting beliung.

‎Sementara Bengawan Jero juga terus mendapat pemantauan karena berpotensi menimbulkan banjir.

‎Normalisasi saluran air serta pengaktifan pompa telah dilakukan sebagai langkah pencegahan.

‎“Kita berharap tidak terjadi banjir. Upaya pencegahan sudah dilakukan, termasuk perawatan saluran dan pompa,” ujarnya.

‎Dengan kekuatan lintas sektor dan kesiapsiagaan yang ditingkatkan, Lamongan berupaya memastikan masyarakat tetap aman menghadapi dinamika cuaca yang semakin sulit diprediksi.(ded)