Daerah

Bojonegoro Jadi yang Pertama Cairkan BLT DBHCHT 2026 di Jatim

amunisinews001
7774
×

Bojonegoro Jadi yang Pertama Cairkan BLT DBHCHT 2026 di Jatim

Sebarkan artikel ini
IMG 20260520 WA0043

BOJONEGORO – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Tahun Anggaran 2026 oleh Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bojonegoro mendapat apresiasi dari Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kabupaten Bojonegoro.

Program bantuan untuk para buruh pabrik rokok tersebut dinilai berjalan cepat, tepat sasaran, dan lebih merata dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Ketua SPSI Kabupaten Bojonegoro, Anis Yuliati, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bojonegoro atas percepatan pencairan BLT DBHCHT yang dianggap sangat membantu para pekerja.

Menurutnya, Bojonegoro menjadi daerah pertama di Jawa Timur yang berhasil merealisasikan pencairan bantuan, baik untuk pekerja lintas wilayah maupun buruh internal kabupaten.

“Bojonegoro menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang cair paling awal. Ini sangat membantu para buruh karena bantuan bisa langsung dimanfaatkan,” ujar Anis.

Ia menjelaskan, pada tahun-tahun sebelumnya pencairan BLT DBHCHT biasanya baru terealisasi menjelang akhir tahun.

Namun pada 2026 ini, Pemkab Bojonegoro dinilai mampu melakukan percepatan administrasi sehingga penyaluran bantuan dapat dilakukan lebih awal dibanding daerah lain.

Tak hanya soal kecepatan, SPSI juga menilai pola distribusi bantuan tahun ini jauh lebih adil dan merata.

Meski nominal bantuan per penerima mengalami penyesuaian menjadi Rp875 ribu, seluruh pekerja disebut bisa menerima manfaat tanpa ada yang terlewat.

“Kalau tahun lalu masih ada ratusan pekerja yang belum menerima bantuan, tahun ini semuanya mendapatkan. Ini yang membuat kami sangat bersyukur,” jelasnya.

Keberhasilan penyaluran BLT DBHCHT 2026 ini disebut tidak lepas dari sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan rokok, dan serikat pekerja yang terjalin dengan baik selama proses pendataan hingga pencairan bantuan.

Anis juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Pemkab Bojonegoro, termasuk Wakil Bupati Nurul Azizah, Bupati Bojonegoro, dan Kepala Dinsos yang dinilai responsif terhadap kebutuhan para buruh.

“Kerja sama antara perusahaan, serikat pekerja, dan pemerintah berjalan sangat baik. Respons dari Pemkab luar biasa. Terima kasih untuk Kabupaten Bojonegoro, semoga terus maju,” pungkasnya. (yin)