Daerah

Aqilla Bikin Bangga, Pesilat Cilik Bojonegoro Sabet 2 Emas

amunisinews001
1
×

Aqilla Bikin Bangga, Pesilat Cilik Bojonegoro Sabet 2 Emas

Sebarkan artikel ini
IMG 20260831 WA0042

BOJONEGORO — Usianya masih belia, tetapi mental bertandingnya sudah mencuri perhatian.

Aqilla Ayu Prasatya Utama, siswi kelas V MI Gaya Baru Sidorejo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, sukses membawa pulang dua medali emas dari Kejuaraan Pencak Silat IKS CUP 2026.

Kejuaraan yang memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur tersebut digelar di GOR Utama Bojonegoro pada 29–30 Agustus 2026.

Ratusan pesilat IKS.PI Kera Sakti dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut.

Di tengah persaingan ketat, Aqilla tampil percaya diri dan berhasil menjadi juara pertama di dua kategori berbeda.

Emas pertamanya diraih melalui kategori Seni Jurus Tunggal Tangan Kosong IPSI Kelas Usia Dini 2.

Penampilan Aqilla di gelanggang mampu mengantarkannya ke posisi teratas sekaligus membuka jalan menuju raihan emas kedua.

Tak puas dengan satu gelar, pesilat cilik asal Desa Sidorejo itu kembali turun di kategori Tanding Usia Dini 2 Kelas Under A.

Hasilnya kembali gemilang. Aqilla berhasil menjadi juara pertama dan mengamankan medali emas keduanya.

Dua emas dalam satu kejuaraan menjadi catatan prestasi yang membanggakan bagi Aqilla.

Selain menunjukkan kemampuan teknik, capaian tersebut juga mencerminkan keberanian, kedisiplinan, serta mental bertanding yang telah terasah sejak usia dini.

Prestasi Aqilla turut membawa kebanggaan bagi MI Gaya Baru Sidorejo dan masyarakat Desa Sidorejo.

Torehan tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga di daerah, khususnya pencak silat, memiliki potensi besar dalam melahirkan atlet-atlet muda berbakat.

IKS CUP Bojonegoro 2026 sendiri berlangsung dengan persaingan yang cukup ketat.

Para peserta datang dari berbagai daerah, antara lain Surabaya, Sidoarjo, Lamongan, Ngawi, Pacitan, Tuban, serta sejumlah wilayah lain di sekitar Bojonegoro.

Kejuaraan ini menjadi ruang bagi para pesilat untuk menguji kemampuan, memperbanyak jam terbang, serta membangun silaturahmi antaranggota IKS.PI Kera Sakti dan insan pencak silat di Jawa Timur.

Pembukaan kejuaraan dihadiri Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Pengurus Pusat IKS.PI Kera Sakti Madiun, Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Bojonegoro, KONI Bojonegoro, IPSI Bojonegoro, Pengurus Cabang IKS.PI Kera Sakti Bojonegoro, para ketua perguruan pencak silat se-Kabupaten Bojonegoro, serta Forkopimcam Dander.

Acara tersebut resmi dibuka pada Jumat (29/8/2026) oleh Ketua Umum IKS.PI Kera Sakti yang diwakili Pengurus Pusat Bidang Litbang.

Ketua Cabang IKS.PI Kera Sakti Bojonegoro, Arief Nanang Sugianto, menyebut IKS CUP menjadi salah satu wadah penting bagi pesilat untuk mengembangkan kemampuan sekaligus mendapatkan pengalaman bertanding.

“Kompetisi ini diharapkan mampu membentuk atlet yang disiplin, memiliki mental kuat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.

Dia menjelaskan, kompetisi tersebut merupakan bagian dari pembinaan berkelanjutan untuk mencetak atlet pencak silat yang memiliki kemampuan teknik sekaligus mental bertanding yang tangguh.

Selain itu, ajang tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi olahraga dan perguruan pencak silat dalam membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan.

Bagi Aqilla, dua medali emas tersebut bukan hanya tambahan koleksi prestasi.

Raihan itu menjadi modal penting untuk terus mengembangkan kemampuan dan menatap kompetisi yang lebih tinggi.

Para pesilat peserta IKS CUP Bojonegoro 2026 juga diproyeksikan mempersiapkan diri menghadapi IKS CUP Pusat 2027 yang rencananya digelar Pengurus Pusat di Padepokan IKS.PI Kera Sakti.

Dengan usia yang masih sangat muda, prestasi dua emas Aqilla menjadi awal yang menjanjikan.

Jika konsisten berlatih dan terus mendapat pembinaan, bukan tidak mungkin pesilat cilik asal Kedungadem tersebut akan kembali menorehkan prestasi di level yang lebih tinggi. (Yin)