Peristiwa

Kebakaran Gunung Semeru Makin Dekat, Ranu Kumbolo Mulai Tertutup Asap

amunisinews001
7
×

Kebakaran Gunung Semeru Makin Dekat, Ranu Kumbolo Mulai Tertutup Asap

Sebarkan artikel ini
IMG 20260828 WA0018

LUMAJANG – Kawasan Ranu Kumbolo di jalur pendakian Gunung Semeru, Jawa Timur, mulai diselimuti kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Asap tebal bahkan dilaporkan mulai turun dari kawasan perbukitan menuju Ranu Kumbolo.

Kondisi tersebut terlihat dalam video yang dibagikan salah seorang guide Gunung Semeru melalui akun Instagram @ari_kouteng pada Jumat (28/8/2026).

Dalam rekaman tersebut, kawasan Ranu Kumbolo tampak tertutup asap berwarna kekuningan.

Dari kejauhan, asap terlihat memenuhi area perbukitan di sekitar danau yang menjadi salah satu lokasi populer di jalur pendakian Gunung Semeru.

Berdasarkan keterangan dalam video, titik api sebelumnya muncul di kawasan Ranu Kembang.

Kobaran kemudian disebut meluas hingga Blok Pangonan Cilik dan Watu Pecah.

Pengunggah menyebut dirinya bersama sejumlah guide dan relawan masih berada di Ranu Kumbolo untuk berjaga sambil menunggu proses penjemputan.

“Cahaya sudah mulai kuning, asap sudah mulai menyelimuti Ranu Kumbolo,” demikian keterangan yang disampaikan dalam video tersebut.

Situasi semakin mengkhawatirkan setelah api mulai terlihat dari bagian atas perbukitan.

Sejumlah orang yang berada di kawasan tersebut disebut berupaya membuat sekat bakar untuk menghambat pergerakan api agar tidak turun menuju area Ranu Kumbolo.

Di tengah kepungan asap, sejumlah guide dan relawan disebut masih melakukan penjagaan di sekitar shelter Ranu Kumbolo.

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi agar kobaran api tidak mencapai shelter serta barang-barang yang masih berada di kawasan tersebut.

“Mengingat api yang tidak mungkin dipadamkan, kami hanya berjaga agar api tidak sampai ke shelter Ranu Kumbolo karena banyak barang yang harus dijaga,” demikian keterangan dalam video.

Perekam juga menyampaikan bahwa tim dari basecamp Ranu Pani telah bergerak menuju Ranu Kumbolo.

Dalam rekaman lainnya, tampak bagian perbukitan di sekitar Ranu Kumbolo telah tertutup asap, api disebut mulai terlihat dari atas kawasan tersebut.

Mereka yang berada di lokasi kemudian membuat sekat bakar sebagai upaya memperlambat penyebaran api.

Sekat bakar merupakan jalur yang dibuat untuk memutus atau memperlambat pergerakan api sehingga kobaran tidak mudah menjalar ke area lain.

172 Pendaki Sudah Dievakuasi
Sementara itu, aktivitas pendakian Gunung Semeru telah ditutup total setelah muncul titik api di Blok Ranu Kembang pada Rabu (26/8/2026).

Sebelumnya, sebanyak 172 pendaki yang telah berada di Ranu Kumbolo sejak Rabu (26/8/2026) dipandu turun pada Kamis (27/8/2026) pagi.

Proses evakuasi tersebut melibatkan petugas serta Pemandu Pendakian Gunung Semeru Terdaftar (PPGST).

Upaya penanganan kebakaran juga dilakukan oleh tim gabungan.

Mereka terdiri dari masyarakat peduli api, saver, PPGST, porter, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, serta unsur TNI Polri.

Kondisi kebakaran membuat keselamatan menjadi prioritas utama.

Penutupan jalur pendakian dilakukan untuk mencegah pendaki maupun masyarakat memasuki kawasan yang terdampak api dan asap.

Hingga Jumat (28/8/2026), situasi di sekitar Ranu Kumbolo masih menjadi perhatian seiring asap yang mulai menyelimuti kawasan tersebut.

Perkembangan penanganan karhutla dan kondisi kawasan Gunung Semeru masih menunggu informasi resmi terbaru dari pihak berwenang. (Tim Pitu)