Daerah

BKKD 2025 Ubah Wajah Desa Drajat, Jalan Beton 1,3 Km Kini Permudah Akses Antar Desa

amunisinews001
8840
×

BKKD 2025 Ubah Wajah Desa Drajat, Jalan Beton 1,3 Km Kini Permudah Akses Antar Desa

Sebarkan artikel ini
img 20260718 wa0011

BOJONEGORO – Pembangunan infrastruktur terus menjadi prioritas Pemerintah Desa Drajat, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro.

Melalui Program Bantuan Keuangan Khusus Desa (BKKD) Tahun Anggaran 2025 dari Pemkab Bojonegoro, desa ini berhasil menghadirkan jalan rigid beton sepanjang 1.320 meter yang kini menjadi urat nadi baru bagi aktivitas masyarakat.

Program BKKD dengan total alokasi anggaran sebesar Rp3.935.527.200 tersebut dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur yang benar-benar dibutuhkan warga.

Salah satu proyek utamanya adalah pembangunan jalan beton selebar lima meter yang membentang dari jalan lingkungan Dusun Dradahan RT 003–004 hingga Dusun Keket RT 009 dan RT 010.

Keberadaan jalan baru ini memiliki peran strategis karena menghubungkan Desa Drajat dengan sejumlah wilayah sekitar.

Dari Dusun Keket RT 09, masyarakat kini lebih mudah menuju Desa Sroyo, sedangkan jalur RT 10 menjadi akses langsung menuju Desa Bakung, Kecamatan Kanor.

Tak hanya memperbaiki kondisi jalan, proyek tersebut juga membuka akses yang lebih cepat bagi berbagai aktivitas masyarakat.

Anak-anak dapat berangkat ke sekolah dengan lebih aman dan nyaman, petani lebih mudah mengangkut hasil panen, sementara pelaku usaha memperoleh jalur distribusi yang lebih efisien.

Kepala Desa Drajat, Djumadi Mulyono, SH, yang akrab disapa Mas Yon, mengatakan pembangunan jalan dengan konstruksi rigid beton dipilih karena memiliki ketahanan yang lebih baik dibandingkan jenis konstruksi lainnya.

“Jalan ini merupakan akses vital yang menghubungkan antar desa. Kami memilih rigid beton karena lebih kuat, tahan lama, dan diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya, Jum’at (17/7/2026).

Mas Yon menjelaskan, sebelum proyek dilaksanakan, ruas jalan di Dusun Dradahan RT 03 memiliki kondisi sempit dan mengalami banyak kerusakan sehingga sering menghambat aktivitas warga.

Kini, wajah jalan berubah total menjadi lebih lebar, kokoh, dan nyaman dilalui berbagai jenis kendaraan.

Menurutnya, ruas jalan menuju Dusun Keket RT 09 kini menjadi jalur alternatif menuju Pasar Sroyo tanpa harus melewati jalur utama Pohwates.

Sementara ruas di RT 10 memberikan akses yang lebih cepat bagi warga menuju Desa Bakung, Kecamatan Kanor.

“Alhamdulillah sekarang jalan ini ramai dilalui anak-anak sekolah, petani, maupun pelaku usaha. Harapan kami, pembangunan ini mampu meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memperlancar mobilitas warga setiap hari,” katanya.

Meski demikian, Pemerintah Desa Drajat mengakui masih terdapat beberapa titik pembangunan yang belum sepenuhnya selesai.

Karena itu, penyelesaian infrastruktur akan dilakukan secara bertahap agar seluruh wilayah desa memperoleh akses jalan yang memadai.

“Masih ada beberapa bagian yang belum terselesaikan. Insyaallah akan kami lanjutkan secara bertahap sehingga pembangunan dapat merata dan manfaatnya bisa dirasakan seluruh masyarakat Desa Drajat,” tegas Mas Yon.

Dampak positif pembangunan jalan tersebut juga dirasakan langsung oleh masyarakat.

Salah seorang warga Dusun Keket RT 10, Gufron, mengaku bersyukur impian memiliki jalan yang layak akhirnya terwujud melalui Program BKKD Tahun 2025.

“Alhamdulillah jalan kami sekarang sudah mulus setelah dicor melalui bantuan BKKD 2025. Semoga jalan ini membawa manfaat bagi petani, anak-anak sekolah, dan seluruh masyarakat yang setiap hari melintasinya,” ungkap Gufron.

Ia juga mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga fasilitas yang telah dibangun agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang panjang.

Dengan hadirnya jalan rigid beton tersebut, konektivitas antarwilayah di Desa Drajat kini semakin baik.

Distribusi hasil pertanian menjadi lebih lancar, akses pendidikan semakin mudah, serta aktivitas ekonomi masyarakat diharapkan terus tumbuh.

Pembangunan ini menjadi salah satu bukti nyata pemanfaatan Program BKKD Tahun 2025 dalam menghadirkan infrastruktur berkualitas yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat Bojonegoro. (yin)