Infotaiment

Data Jadi Kunci, Kominfo Bojonegoro Gelar Webinar Literasi Statistik

amunisinews001
8931
×

Data Jadi Kunci, Kominfo Bojonegoro Gelar Webinar Literasi Statistik

Sebarkan artikel ini
IMG 20260424 WA0002

BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus memperkuat fondasi pembangunan berbasis data.

Salah satunya dengan menggelar webinar Literasi Data Statistik pada Kamis (23/4/2026), yang menekankan pentingnya data sebagai pijakan utama dalam merumuskan kebijakan publik yang tepat sasaran.

Plt Kepala Dinas Kominfo Bojonegoro, Setiyo Budi Wibowo, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan Satu Data Indonesia sebagaimana diatur dalam Perpres Nomor 39 Tahun 2019.

Fokus utamanya adalah menyelaraskan siklus pembangunan dengan pengelolaan data pemerintah yang terintegrasi.

“Melalui Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPPS), kita bisa mengukur kualitas tata kelola data. Bojonegoro sudah ikut sejak uji coba tahun 2022, dan hasilnya terus menunjukkan tren positif,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, Indeks Pembangunan Statistik (IPS) Kabupaten Bojonegoro mengalami peningkatan dari 2,49 pada 2023 menjadi 2,58 di tahun 2024.

Kenaikan ini menjadi indikator bahwa kualitas pengelolaan data di lingkungan Pemkab semakin membaik.

Webinar ini juga menghadirkan akademisi dari ITS Surabaya, Dr. Sutikno, yang memberikan penguatan pemahaman terkait statistik sektoral.

Menurutnya, statistik sektoral merupakan data yang dikembangkan oleh instansi pemerintah untuk memenuhi kebutuhan spesifik dalam mendukung tugas pemerintahan dan pembangunan daerah.

“Statistik sektoral ini ibarat tulang punggung dalam perencanaan pembangunan daerah. Tanpa data yang kuat, kebijakan akan sulit tepat sasaran,” jelasnya.

Selain itu, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas data statistik sektoral, memperkuat kolaborasi antarinstansi, serta mendorong pengelolaan kegiatan statistik yang lebih efektif dan berkelanjutan.

Literasi data kepada masyarakat juga menjadi fokus agar pemanfaatan data semakin luas.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan Bojonegoro, Mahmudi, menekankan pentingnya data dalam sektor ekonomi.

Dia menyebut, data ketenagakerjaan dan industri memiliki peran vital dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah.

“Dengan data yang akurat, pemerintah bisa menyusun kebijakan yang tepat, meningkatkan kualitas tenaga kerja, serta mendorong pertumbuhan industri yang kompetitif dan berkelanjutan,” ujarnya.

Dirinya juga mengajak semua pihak, mulai dari pemerintah, pelaku usaha hingga masyarakat, untuk aktif berkontribusi dalam penyediaan dan pemanfaatan data.

“Ketika data kuat, kebijakan yang dihasilkan juga tepat. Dampaknya jelas, perekonomian masyarakat akan ikut meningkat,” pungkasnya. (Yin)