Hukrim

Kakak Adik Pengedar Narkoba Asal Bandarkedungmulyo Ditangkap Satresnarkoba Polres Lamongan

orbitnasional333
5076
×

Kakak Adik Pengedar Narkoba Asal Bandarkedungmulyo Ditangkap Satresnarkoba Polres Lamongan

Sebarkan artikel ini
Img 20250411 Wa0020

LAMONGAN – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Lamongan menangkap dua pengedar narkoba jenis sabu di wilayah Lamongan selatan. Pelakunya kakak beradik.

Masing-masing Feri, 32 tahun, asal Desa Bandarkedungmulyo, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang dan adik perempuannya. Fera, 21 tahun, tinggal di Desa Tlemang, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan. (11/4/2025)

Keduanya saudara sekandung, hanya beda bapak. Mereka diduga bagian dari jaringan peredaran narkoba di wilayah Lamongan selatan-barat (perbatasan Lamongan-Jombang).

Kalau wilayah Lamongan selatan-timur, merupakan perbatasan Lamongan-Mojokerto serta Lamongan-Gresik selatan.

“Dari penangkapan kedua tersangka, anggota berhasil mengamankan barang bukti sabu dengan berat total kotor kurang lebih 2,04 gram,” kata Kasi Humas Polres Lamongan,Ipda M. Hamzaid

Barang bukti sabu dari penangkapan tersangka Feri dan dua android milik kedua tersangka.

Tidak hanya sabu. Anggota Satresnarkoba juga mengamankan barang bukti lain. Di antaranya, dua unit android warna biru muda dan putih warna. Dengan android itu tersangka berkomunikasi untuk transaksi kristal haram tersebut.

Sebenarnya, lanjut Kasi Humas Ipda Hamzaid, penangkapan tersangka sudah dua hari lalu, Diawali penangkapan Feri di kamar kos yang berlokasi di Jalan Makmur, Dusun Tanjung Kulon, Desa Munungrejo, Kecamatan Ngimbang, Kabupaten Lamongan.

Penangkapan malam hari dan baru bisa dilakukan sekitar pukul 21.30 WIB. Padahal, anggota Satresnarkoba sejak pagi sudah melakukan penyelidikan terkait keberadaan tersangka.

Itu pun hasil penyelidikan beberapa hari sebelumnya, sejak mendapat informasi masyarakat. Bahwa aktivitas tersangka terlihat mencurigakan. Diduga kuat terlibat peredaran narkoba.

Ternyata tidak meleset. Begitu digerebek anggota mendapatkan barang bukti sabu,” terangnya.

Tersangka Feri langsung dimintai keterangan. Mulai dari mana asal muasal sabu tersebut, termasuk siapa saja yang terlibat peredarannya.

Tersangka mengaku, ternyata menyebut nama Feri, adik kandungnya sendiri. Saat itu juga dilakukan penangkapan,” imbuh Ipda Hamzaid.

Feri, tersangka putri, merupakan adik kandung Feri
Keduanya kini ditahan di Mapolres Lamongan untuk menjalani penyidikan. Salah satu pengakuannya, tersangka dapatkan narkotika jenis sabu itu dari hasil membeli. Selanjut dijual dengan cara diecer. Pastinya masih dilakukan pengembangan.(Ded)