Hukrim

Sambirejo Banyuwangi Diguncang Isu Judi, Masyarakat Tunggu Langkah Aparat

amunisinews001
8757
×

Sambirejo Banyuwangi Diguncang Isu Judi, Masyarakat Tunggu Langkah Aparat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260303 WA0036

BANYUWANGI – Dugaan praktik perjudian sabung ayam di Dusun Pasembon, Desa Sambirejo, Kecamatan Bangorejo, Kabupaten Banyuwangi, kembali menjadi sorotan publik.

Isu ini semakin menguat setelah muncul kabar adanya dugaan keterlibatan seorang oknum anggota TNI bernama Supriyadi yang hingga kini disebut belum tersentuh proses hukum secara terbuka.

Kondisi tersebut memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Aktivitas yang disebut-sebut berlangsung pada hari-hari tertentu itu dinilai sulit berjalan tanpa adanya dukungan atau perlindungan dari pihak yang memiliki pengaruh.

Sejumlah warga yang tak mau disebutkan namanya mengaku kecewa dengan lambannya respon aparat terhadap dugaan praktik perjudian tersebut.

Mereka mempertanyakan komitmen penegakan hukum, terutama ketika masyarakat kecil kerap mendapatkan tindakan tegas atas pelanggaran ringan.

“Harapan masyarakat sekarang tertuju pada pimpinan institusi di tingkat atas. Publik ingin ada ketegasan nyata, bukan sekadar wacana,” ujar salah satu warga yang minta namanya tidak disebutkan karena alasan keamanan.

Sorotan juga mengarah pada perlunya keterlibatan aparat penegak hukum tingkat provinsi maupun pusat guna memastikan proses berjalan transparan dan bebas dari potensi konflik kepentingan.

Evaluasi menyeluruh terhadap kinerja aparat lokal dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik.

Hingga berita ini diturunkan, pihak yang disebut dalam pemberitaan belum memberikan klarifikasi resmi. Upaya konfirmasi disebut masih terus dilakukan.

Masyarakat berharap, apabila benar terdapat pelanggaran hukum, proses pemeriksaan dilakukan secara terbuka dan profesional sesuai mekanisme yang berlaku, baik melalui jalur militer maupun kepolisian.

Kasus ini menjadi ujian penting bagi integritas institusi penegak hukum di wilayah ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Publik menanti langkah konkret yang mampu menjawab keraguan dan mengembalikan rasa keadilan. (Tim Pitu)