LAMONGAN – Di sudut tenang Desa Kebalankulon, Kecamatan Sekaran, senyum haru mengembang dari wajah renta Mbah Rebi. Di usianya yang telah menginjak 75 tahun, harapan akan rumah yang layak sempat nyaris padam. Namun, kehadiran Satgas TMMD ke-124 Kodim 0812/Lamongan, Sabtu (24/5/2025) menghidupkan kembali mimpi itu mimpi sederhana tentang tempat berteduh yang aman dan nyaman.
Mbah Rebi, yang selama bertahun-tahun tinggal di rumah yang nyaris roboh, kini menyaksikan dinding-dinding harapannya berdiri kokoh. Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang digagas oleh Kodim 0812/Lamongan ini bukan sekadar proyek fisik, melainkan wujud kepedulian nyata terhadap kehidupan warga desa.
Dansatgas TMMD 124, Letkol Arm Ketut Wira Purbawan, S.I.P., M.Han., menuturkan bahwa pembangunan rumah ini merupakan salah satu prioritas dalam misi TMMD.
“Kami tidak hanya membangun rumah, tapi juga membangun masa depan dan harapan. Mbah Rebi layak mendapatkan tempat tinggal yang lebih baik,” ujar beliau penuh empati.
Kini, proses pembangunan telah memasuki tahap pemasangan atap tanda bahwa impian Mbah Rebi semakin dekat menjadi kenyataan. Setiap genteng yang terpasang bukan sekadar bahan bangunan, melainkan simbol kerja keras, gotong royong, dan kepedulian.
Di tengah geliat para personel TNI yang bekerja tanpa lelah, Mbah Rebi menyampaikan rasa terima kasihnya dengan mata yang berkaca-kaca.
“Saya tidak bisa membalas kebaikan ini, tapi saya berdoa agar semua yang membantu diberi umur panjang dan rezeki yang berkah. Rumah ini adalah anugerah terbesar dalam hidup saya,” ucapnya lirih.
Kisah Mbah Rebi adalah satu dari sekian banyak kisah kemanusiaan yang tercipta lewat program TMMD. Sebuah bukti bahwa pembangunan tak hanya tentang infrastruktur, tapi juga tentang menyentuh hati dan mengangkat harkat hidup sesama.(Ded)






