BOJONEGORO – Cuaca di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, pada Kamis (15/10/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan.
Warga perlu mewaspadai suhu udara yang diprediksi mencapai 36 derajat Celsius pada siang hari, berdasarkan data prakiraan cuaca BMKG yang tercantum dalam laporan harian Pusdalops BPBD Bojonegoro.
Laporan yang berlaku mulai pukul 07.00 WIB tersebut juga memuat kondisi cuaca di sejumlah wilayah, perkembangan tinggi muka air (TMA) Sungai Bengawan Solo, serta pemantauan kejadian bencana di Kabupaten Bojonegoro.
Pada pagi hari, cuaca Bojonegoro diprakirakan cerah dengan suhu udara sekitar 27°C.
Angin bertiup dari tenggara dengan kecepatan 1,2 km perjam, sementara tingkat kelembapan mencapai 76 persen.
Memasuki siang hari, kondisi diprediksi tetap cerah, namun, suhu udara diperkirakan meningkat hingga 36°C, dengan angin bertiup dari timur berkecepatan 27,8 km perjam.
Kelembapan udara pada periode ini diperkirakan turun menjadi 34 persen.
Warga yang beraktivitas di luar ruangan pada siang hari disarankan memperhatikan kondisi tubuh, mencukupi kebutuhan air minum dan menggunakan perlindungan dari paparan sinar matahari.
Pada malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan suhu sekitar 28°C. Angin dari timur bertiup dengan kecepatan 7,5 km perjam dan kelembapan udara mencapai 73 persen.
Sementara itu, pada dini hari, kondisi cuaca diprediksi berawan.
Suhu udara diperkirakan berada di angka 25°C, dengan angin dari tenggara berkecepatan 6,5 km perjam serta kelembapan mencapai 83 persen.
Berdasarkan pantauan cuaca secara visual yang dilaporkan BPBD Bojonegoro, kondisi di sejumlah wilayah menunjukkan cuaca cerah hingga cerah berawan.
Wilayah Bojonegoro Kota dan Bojonegoro Selatan terpantau cerah berawan.
Sementara itu, wilayah Bojonegoro Timur dan Bojonegoro Barat dilaporkan cerah.
Kondisi tersebut menjadi gambaran cuaca di sejumlah wilayah saat pemantauan dilakukan.
Masyarakat tetap disarankan mengikuti perkembangan informasi cuaca karena kondisi aktual dapat berubah.
Selain menyampaikan informasi prakiraan cuaca, Pusdalops BPBD Bojonegoro juga melaporkan tidak ada kejadian bencana atau kejadian darurat yang tercatat dalam laporan tersebut.
Adapun hasil pemantauan tinggi muka air Sungai Bengawan Solo yang bersumber dari Perum Jasa Tirta I Divisi Jasa ASA III Bengawan Solo menunjukkan TMA berada di angka 6,00 meter.
Status sungai dilaporkan normal, dengan tren tinggi muka air stabil.
Meski kondisi sungai masih berstatus normal, masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai diimbau tetap memperhatikan informasi resmi dan perkembangan tinggi muka air, terutama apabila terjadi perubahan cuaca.
Laporan harian BPBD Bojonegoro ini menjadi salah satu sumber informasi bagi masyarakat untuk mempersiapkan aktivitas sehari-hari, terutama menghadapi perubahan suhu dari pagi hingga siang.
Warga diharapkan menyesuaikan kegiatan dengan kondisi cuaca, menjaga kecukupan cairan tubuh saat beraktivitas di luar ruangan, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan BPBD Bojonegoro.
Informasi lebih lanjut mengenai kebencanaan dan kondisi wilayah dapat diperoleh melalui kanal resmi BPBD Kabupaten Bojonegoro.
Dengan pemantauan cuaca dan kondisi sungai secara berkala, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus menjalankan aktivitas harian dengan lebih aman. (yin)






