BOJONEGORO – Kepedulian terhadap warga yang tertimpa musibah ditunjukkan jajaran Polres Bojonegoro.
Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty, S.I.K., M.H., turun langsung menemui masyarakat terdampak bencana angin puting beliung di Desa Jono, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (6/11/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres menyerahkan bantuan paket sembako kepada puluhan warga yang terdampak.
Bantuan ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri sekaligus upaya memberikan dukungan kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak bencana alam.
Penyerahan bantuan dipusatkan di Kantor Desa Jono.
Kapolres hadir bersama Wakapolres Bojonegoro, jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Bojonegoro, Bhayangkari, Camat Temayang, Kepala Desa Jono, personel Polsek Temayang, Koramil, serta perangkat desa setempat.
AKBP Yenni Diarty menyampaikan bahwa kehadiran kepolisian di tengah masyarakat bukan hanya berkaitan dengan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial, terutama ketika warga sedang menghadapi situasi sulit akibat bencana.
Dia juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan memasuki musim penghujan.
Pasalnya, perubahan cuaca dan intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu berbagai bencana alam yang dapat mengancam keselamatan maupun aktivitas masyarakat.
Kepala Desa Jono, Henys Meindrawati, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Kapolres Bojonegoro beserta seluruh jajaran atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada warganya.
Menurut Henys, Pemerintah Desa Jono turut prihatin atas musibah yang menimpa masyarakat.
Pihaknya berkomitmen untuk terus hadir memberikan dukungan, baik secara moril maupun melalui langkah-langkah penanganan yang diperlukan.
“Atas nama Pemerintah Desa Jono, kami turut prihatin atas musibah angin puting beliung yang menimpa warga kami. Pemerintah desa akan selalu terdepan memberikan dukungan, baik secara moril. Kami juga berterima kasih kepada jajaran Polres Bojonegoro atas bantuan dan kepeduliannya kepada masyarakat yang terdampak,” ungkap Henys.
Tidak berhenti pada penyerahan bantuan, Kapolres Bojonegoro juga menyempatkan diri mendatangi sejumlah rumah warga yang mengalami kerusakan.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan serta situasi masyarakat setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang.
Dalam kesempatan itu, Kapolres kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan potensi cuaca ekstrem selama musim penghujan.
Ancaman seperti angin puting beliung, pohon tumbang, tanah longsor hingga banjir perlu diantisipasi melalui kewaspadaan bersama.
Masyarakat juga diminta tidak melakukan penebangan pohon secara sembarangan karena dapat meningkatkan risiko kerusakan lingkungan dan bencana, termasuk banjir serta tanah longsor.
Menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan juga menjadi langkah sederhana yang penting dilakukan.
Melalui kegiatan tersebut, Polres Bojonegoro berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan kebutuhan warga sekaligus memberikan semangat bagi masyarakat Desa Jono untuk bangkit setelah dilanda bencana.
Kehadiran aparat kepolisian bersama pemerintah kecamatan dan desa diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam membantu masyarakat, khususnya ketika menghadapi bencana alam. (yin)






