Infotaiment

IGRA Bojonegoro Gelar Halal Bihalal Akbar, Ini Pesan Pentingnya

amunisinews001
8735
×

IGRA Bojonegoro Gelar Halal Bihalal Akbar, Ini Pesan Pentingnya

Sebarkan artikel ini
IMG 20260401 WA0016

BOJONEGORO — Suasana hangat penuh kebersamaan terasa dalam kegiatan Istihlah dan Silaturahmi yang digelar Ikatan Guru Raudhatul Athfal (IGRA) Kabupaten Bojonegoro.

Mengusung momentum halal bihalal tahun 2026, kegiatan ini sukses mempertemukan sekitar 600 peserta dari berbagai unsur pendidikan di Bojonegoro.

Peserta yang hadir terdiri dari jajaran Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro, para pengawas madrasah, hingga kepala dan guru RA se-Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan ini menjadi ajang penting untuk mempererat hubungan antar pendidik Bojonegoro setelah menjalani bulan suci Ramadan.

Ketua PD IGRA Kabupaten Bojonegoro, Mamik Zumrodatin, menegaskan bahwa IGRA memiliki peran strategis dalam membangun kebersamaan di kalangan guru RA.

“Halal bihalal ini bukan sekedar tradisi, tetapi momentum untuk saling memaafkan sekaligus memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas mulia sebagai pendidik generasi bangsa,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk meningkatkan ukhuwah islamiyah, memperkuat solidaritas, serta menciptakan suasana kerja yang harmonis dan saling mendukung antar sesama guru.

“Dengan kebersamaan yang terjalin, diharapkan tercipta lingkungan kerja yang kondusif dan penuh semangat,” tambahnya.

Mewakili Bupati dan Wakil Bupati Bojonegoro, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Aan Syahbana, menyampaikan bahwa halal bihalal merupakan tradisi penting yang sarat makna.

“Ini adalah momen untuk meluruskan segala hal yang mungkin kurang berkenan, sehingga harus dilakukan dengan hati yang tulus dan ikhlas,” ungkapnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa peran guru RA sangat vital dalam membentuk karakter anak sejak usia dini.

Pendidikan pada tahap ini dinilai sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan sumber daya manusia.

“Nilai-nilai yang ditanamkan guru hari ini akan menjadi pondasi masa depan. Inilah kemuliaan seorang pendidik, karena apa yang diajarkan akan menjadi amal jariyah,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para guru RA di Bojonegoro semakin solid, profesional, serta mampu mencetak generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berakhlak mulia.

Acara ini sekaligus menjadi pengingat bahwa peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pembentuk karakter dan teladan bagi generasi penerus bangsa. (Yin)