TNI/POLRI

Aksi Warga Desa Balun Dijawab Cepat, Kapolres Lamongan Turun Tangan Atasi Krisis Rambu Lalu Lintas di JLU

orbitnasional333
739
×

Aksi Warga Desa Balun Dijawab Cepat, Kapolres Lamongan Turun Tangan Atasi Krisis Rambu Lalu Lintas di JLU

Sebarkan artikel ini
Img 20250915 wa0028

LAMONGAN – Aroma keresahan warga Desa Balun, Kecamatan Turi, akhirnya tercium hingga ke telinga para pemangku kebijakan. Deretan insiden tragis yang terjadi di Simpang Empat (Sp4) Jalan Lingkar Utara (JLU) tak lagi bisa didiamkan. Dan pada Minggu malam (14/09/2025), suara warga tumpah ke jalan sebuah aksi spontan penuh harap agar nyawa tak lagi menjadi taruhan di ruas jalan itu.

‎Aksi blokade jalan yang dilakukan warga sekitar pukul 21.00 WIB menjadi puncak dari keprihatinan mendalam atas seringnya kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa.

‎Karudi (alm.), warga Balun, menjadi salah satu nama yang kini tinggal kenangan, setelah kecelakaan maut pada 17 Agustus lalu.

‎Disusul luka serius yang dialami Suwantoro, hanya sebulan kemudian. Bahkan, sebelum JLU diresmikan, tragedi serupa juga menimpa warga Desa Ngujung.

‎Menanggapi hal tersebut, Kapolres Lamongan AKBP Agus Dwi Suryanto, S.I.K., M.H., tidak tinggal diam.

‎Di tengah malam yang hangat namun penuh ketegangan, ia hadir langsung di lokasi untuk memimpin proses mediasi bersama warga dan Kepala Dinas Perhubungan Lamongan.

‎Pertemuan yang digelar sekitar pukul 22.15 WIB itu berlangsung tenang namun sarat makna: keselamatan warga adalah harga mati.

‎“Saya mohon warga tetap menjaga situasi tetap aman dan damai. Jangan blokade jalan, karena itu justru membahayakan kita semua. Pemerintah melalui Dishub akan segera mengambil langkah, termasuk pemasangan traffic light. Untuk sementara, kami akan pasang water barrier sebagai upaya preventif,” ujar Kapolres dengan tegas namun menenangkan.

‎Menanggapi desakan warga, pihak Dishub Lamongan memutuskan untuk menutup sementara jalur JLU dan mengalihkan arus lalu lintas ke Jalan Jaksa Agung Suprapto.

‎Rekayasa lalu lintas akan dilakukan hingga pemasangan rambu dan lampu pengatur lalu lintas selesai dilakukan.

‎Sementara itu, Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, S.Pd., menyatakan bahwa keselamatan masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama.

‎Operasional JLU pada segmen Desa Balun dan Glugu untuk sementara waktu dihentikan hingga sarana keselamatan terpenuhi.

‎Seluruh rangkaian aksi hingga mediasi berlangsung tertib, aman, dan kondusif. Tidak ada gesekan, hanya suara warga yang ingin didengar dan akhirnya direspons dengan tindakan nyata.

‎Dengan komitmen kuat dari pihak kepolisian dan pemerintah daerah, warga kini menanti hadirnya perubahan.

‎sebuah jalan yang bukan lagi menjadi tempat kehilangan, melainkan jalur yang aman bagi setiap langkah dan roda yang melintas.(Ded)