BOJONEGORO – Wajah lega mulai terlihat di tengah warga Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.
Jembatan Brang Etan yang menjadi salah satu sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 kini sudah dapat dilalui masyarakat.
Jembatan tersebut menjadi bagian penting dari pembangunan infrastruktur dalam program TMMD ke-129 yang dilaksanakan di Desa Kesongo.
Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas sehari-hari masyarakat.
Sebelumnya, akses jembatan menjadi salah satu titik yang membutuhkan perhatian.
Kini, setelah mendapat sentuhan pembangunan melalui program TMMD, warga bisa kembali melintas dengan lebih nyaman.
Yeti, warga Desa Kesongo RT 01/RW 01, mengaku senang dengan selesainya pembangunan jembatan tersebut.
“Sekarang sudah bisa dilewati. Kami sebagai warga tentu senang karena akses menjadi lebih mudah dan aktivitas sehari-hari juga lebih lancar,” ujar Yeti, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, keberadaan jembatan sangat membantu warga dalam menjalankan berbagai aktivitas.
“Pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat seperti Jembatan Brang Etan ini dapat terus dilanjutkan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan warga pedesaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kesongo Kusnadi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan TMMD ke-129 yang membawa sejumlah pembangunan dan kegiatan pemberdayaan ke desanya.
Menurut Kusnadi, pembangunan Jembatan Brang Etan menjadi salah satu bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat dalam memperkuat infrastruktur desa.
“Jembatan ini sangat penting bagi masyarakat karena menjadi salah satu akses yang digunakan warga,” ucapnya.
Kusnadi berharap fasilitas yang telah dibangun melalui TMMD dapat dijaga dan dirawat bersama oleh masyarakat.
“Kami berterima kasih kepada seluruh jajaran yang terlibat dalam program TMMD, termasuk masyarakat yang ikut mendukung selama proses pembangunan,” kata Kusnadi.
Rampungnya Jembatan Brang Etan pun menjadi kabar baik bagi warga. Kini, jalur yang sebelumnya membutuhkan perhatian tersebut telah kembali menjadi bagian penting dari konektivitas masyarakat Desa Kesongo. (yin)






