LAMONGAN – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Desa Karangtinggal, Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Rabu (28/10/2026).
Sebuah mobil pickup menabrak truk tangki yang melaju searah di depannya hingga kendaraan tersebut keluar jalur dan terperosok ke dalam parit.
Insiden ini diduga dipicu gangguan pada sistem pengereman mobil pickup.
Akibat kejadian tersebut, kendaraan mengalami kerusakan dan diperkirakan menimbulkan kerugian materiil mencapai Rp10 juta.
Meski benturan menyebabkan pickup terperosok ke parit, kecelakaan tersebut dilaporkan tidak menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi awal, kecelakaan melibatkan mobil pickup yang dikemudikan SN (40) dan sebuah truk tangki, kedua kendaraan diketahui melaju dari arah timur.
Saat melintas di wilayah Desa Karangtinggal, mobil pickup diduga mengalami gangguan pengereman atau rem blong.
Kondisi tersebut membuat pengemudi diduga kesulitan menghentikan kendaraan hingga akhirnya menabrak truk tangki yang berada di depannya.
Benturan yang terjadi menyebabkan mobil pickup kehilangan kendali, keluar dari jalur perjalanan, lalu terperosok ke dalam parit di tepi jalan.
Posisi kendaraan yang masuk ke parit membuat pickup tidak dapat melanjutkan perjalanan sehingga memerlukan penanganan dan proses evakuasi.
Namun, penyebab pasti kecelakaan tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Dugaan gangguan pengereman belum dapat disimpulkan sebagai penyebab utama sebelum didukung hasil pemeriksaan petugas.
Petugas Polsek Pucuk, Aiptu Slamet Widodo, bersama anggota Satuan Lalu Lintas Polres Lamongan mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan penanganan.
Petugas melakukan pendataan, pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP), serta langkah-langkah pengamanan guna mengantisipasi gangguan terhadap arus lalu lintas.
Proses evakuasi kendaraan menjadi perhatian karena posisi pickup yang terperosok ke parit membutuhkan penanganan khusus.
Kendaraan juga direncanakan untuk diderek agar dapat dipindahkan dari lokasi kejadian.
Langkah tersebut dilakukan untuk membantu memulihkan kelancaran lalu lintas sekaligus meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.
Sementara itu, pemeriksaan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kronologi kecelakaan, kondisi kendaraan sebelum insiden, serta faktor-faktor yang kemungkinan berkontribusi terhadap kejadian tersebut.
Kecelakaan ini mengakibatkan kerusakan pada mobil pickup dengan estimasi kerugian materiil sekitar Rp10 juta.
Meski demikian, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam insiden tersebut. (ded)






