BOJONEGORO – Menjaga suasana tetap aman di Bojonegoro selama bulan suci Ramadan tak bisa dilakukan sendirian.
Kapolsek Kepohbaru IPTU Supriyanto menggandeng Karang Taruna Desa Bayemgede, untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang tertib dan kondusif.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Bayemgede, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, Jumat (27/2/2026), dihadiri jajaran Polsek Kepohbaru serta para pemuda setempat.
Dalam kesempatan itu, Kapolsek menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga stabilitas keamanan di Bojonegoro khusunya di Kecamatan Kepohbaru, terutama saat Ramadan ketika aktivitas masyarakat meningkat hingga malam hari.
IPTU Supriyanto menekankan bahwa kolaborasi antara Polri dan pemuda sangat dibutuhkan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas seperti balap liar, petasan, perang sarung, hingga tindak kriminalitas 3C (Curat, Curas, dan Curanmor).
“Kami mengajak seluruh pemuda Karang Taruna Desa Bayemgede untuk bersama-sama menjaga situasi agar tetap aman dan kondusif. Mari isi bulan Ramadan dengan kegiatan positif dan bermanfaat,” ujarnya.
Menurutnya, pemuda memiliki pengaruh besar di lingkungan sosialnya. Karena itu, peran aktif mereka dalam mengingatkan teman sebaya agar tidak terlibat aktivitas negatif sangat menentukan terciptanya suasana yang damai.
Kapolsek Kepohbaru juga menghimbau masyarakat Bojonegoro agar tidak ragu melapor jika menemukan hal mencurigakan.
Laporan dapat disampaikan kepada Bhabinkamtibmas maupun langsung ke Polsek Kepohbaru, Polres Bojonegoro.
Sinergi antara kepolisian dan Karang Taruna diharapkan menjadi benteng awal pencegahan gangguan keamanan di Kabupaten Bojonegoro.
Dengan kebersamaan dan komunikasi yang solid, pelaksanaan ibadah puasa hingga perayaan Idul Fitri dapat berlangsung aman, lancar, dan penuh khidmat.
Langkah ini menjadi bagian dari strategi preventif kepolisian dalam membangun partisipasi masyarakat Bojonegoro, khususnya generasi muda, sebagai mitra aktif menjaga keamanan wilayah. (yin)






