BOJONEGORO – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali menggema di Kabupaten Bojonegoro.
Kali ini, komunitas Paguyuban Wong Bojonegoro (PWB) turun langsung ke jalan membagikan ratusan paket takjil kepada para pengguna jalan di pertigaan Tanjung Harjo, Kecamatan Kapas, Senin sore.
Kegiatan sosial yang dilaksanakan Minggu (1/3/2026) itu berlangsung tertib, aman, dan penuh keakraban.
Sebanyak 500 paket takjil dibagikan kepada pengendara sepeda motor, pesepeda pancal, hingga pengemudi mobil yang melintas di jalur strategis tersebut.
Lokasi pertigaan Tanjung Harjo dikenal sebagai titik lalu lintas yang cukup padat, terutama menjelang waktu berbuka puasa.
Meski demikian, pembagian takjil oleh PWB tetap berjalan lancar tanpa mengganggu arus kendaraan.
Para anggota paguyuban tampak kompak dan sigap. Dengan senyum ramah, mereka menyapa pengguna jalan sekaligus menyerahkan paket takjil sebagai bekal berbuka puasa.
Respon masyarakat pun sangat positif. Banyak pengendara mengaku terbantu, terutama mereka yang masih dalam perjalanan saat waktu berbuka semakin dekat.
Penasehat PWB, Singgih, turut hadir memantau langsung jalannya kegiatan.
Kehadirannya menjadi bentuk dukungan moral sekaligus semangat bagi seluruh anggota yang terlibat dalam aksi sosial tersebut.
Menurutnya, kegiatan berbagi takjil bukan sekedar rutinitas tahunan, tetapi juga momentum memperkuat solidaritas dan kepedulian sosial antarwarga Bojonegoro.
“Ramadan adalah bulan berbagi. Harapannya, apa yang kami lakukan hari ini bisa memberi manfaat dan membawa keberkahan bagi semua,” ujar salah satu anggota PWB di sela kegiatan.
Pererat Silaturahmi dan Kepedulian Sosial
Kegiatan berbagi takjil ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial di Bojonegoro terus terjaga.
Selain membantu pengguna jalan yang tengah berpuasa, aksi ini juga mempererat tali silaturahmi antara anggota paguyuban dengan masyarakat luas.
Di tengah kesibukan dan padatnya aktivitas menjelang berbuka, sentuhan kecil berupa sebungkus takjil ternyata mampu menghadirkan kebahagiaan sederhana.
Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang menebar kebaikan. Dan sore itu, di simpang Tanjung Harjo Kapas, 500 paket takjil menjadi simbol nyata kepedulian dan kebersamaan. (yin)






