Infotaiment

Rekam e-KTP di Sekolah, Pelajar SMKN 2 Bojonegoro Dapat Pembekalan Anti Narkoba

amunisinews001
4589
×

Rekam e-KTP di Sekolah, Pelajar SMKN 2 Bojonegoro Dapat Pembekalan Anti Narkoba

Sebarkan artikel ini
IMG 20260512 WA0026

BOJONEGORO – Ratusan pelajar SMKN 2 Bojonegoro mengikuti perekaman kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) yang digelar langsung di lingkungan sekolah oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (12/5/2026).

Tak hanya melayani administrasi kependudukan, kegiatan tersebut juga dibarengi edukasi tentang bahaya narkotika melalui program Sosialisasi Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).

Program jemput bola ini mendapat sambutan antusias dari para siswa karena mereka tidak perlu datang ke kantor kecamatan maupun antre panjang untuk melakukan perekaman identitas.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, Ketua Harian Satgas P4GN Bojonegoro Budi Irawanto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Ninik Susmiati, Kepala Disdukcapil Heri Widodo, perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Bojonegoro, hingga jajaran guru dan kepala sekolah SMKN 2 Bojonegoro.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa kepemilikan e-KTP menjadi penanda penting bagi pelajar yang mulai memasuki fase kedewasaan.

Menurutnya, identitas resmi bukan hanya sekedar kartu administrasi, melainkan simbol kesiapan generasi muda menghadapi masa depan dengan mental kuat dan semangat belajar tinggi.

“Perekaman e-KTP ini menjadi langkah awal menuju dunia dewasa. Kalian harus punya semangat, ilmu, dan mental kuat. Kalau jatuh jangan menyerah, karena masa depan ditentukan oleh usaha dan kemauan untuk bangkit,” ujar Nurul Azizah di hadapan para siswa.

Sementara itu, Ketua Harian Satgas P4GN Bojonegoro Budi Irawanto mengingatkan para pelajar agar menjauhi narkoba yang kini mengincar semua kalangan tanpa memandang usia maupun gender.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025 tercatat ada 72 kasus narkoba di Bojonegoro yang melibatkan laki-laki maupun perempuan.

“Setelah lulus nanti kalian akan bertemu lingkungan baru. Jangan mudah terpengaruh. Masa depan kalian jauh lebih penting daripada mencoba hal-hal yang merusak,” tegasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro dr. Ninik Susmiati menjelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari program yang didukung DPA APBD 2026 guna meningkatkan pemahaman pelajar tentang bahaya Napza atau narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya.

Di sisi lain, layanan perekaman e-KTP keliling yang dibawa langsung oleh Disdukcapil ke sekolah dinilai sangat membantu para siswa yang baru memasuki usia 17 tahun.

Salah satu siswa SMKN 2 Bojonegoro, Wira Eka Budi R., mengaku senang karena proses perekaman berjalan cepat dan tertib.

“Pelayanannya cepat dan praktis. Kami tidak perlu keluar sekolah atau antre lama. Sangat membantu untuk siswa seusia kami yang baru membuat identitas resmi,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap generasi muda semakin sadar pentingnya tertib administrasi kependudukan sekaligus memiliki benteng kuat terhadap ancaman narkoba.

Langkah preventif tersebut diharapkan mampu mencetak generasi Bojonegoro yang sehat, cerdas, berkarakter, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045. (yin)