BOJONEGORO – Semangat pengabdian Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya terlihat saat membangun infrastruktur desa.
Sebelum memulai pekerjaan fisik setiap hari, para prajurit lebih dulu menunjukkan kepedulian melalui aksi sederhana namun penuh makna, yakni membersihkan rumah dan lingkungan tempat mereka menginap.
Sejak matahari belum sepenuhnya terbit, personel Satgas TMMD yang tinggal bersama warga di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, telah memulai aktivitas dengan menyapu halaman, membersihkan teras, hingga merapikan lingkungan sekitar rumah orang tua asuh mereka.
Pemandangan tersebut menjadi rutinitas yang menarik perhatian masyarakat.
Dengan membawa sapu lidi dan peralatan kebersihan lainnya, para prajurit bekerja tanpa canggung, seolah rumah yang mereka tempati adalah rumah sendiri.
Bagi Satgas TMMD, menjaga kebersihan bukan sekadar rutinitas harian, melainkan bagian dari karakter dan kedisiplinan seorang prajurit.
Kebiasaan itu juga menjadi bentuk penghormatan kepada keluarga yang telah menerima mereka selama pelaksanaan program TMMD.
“Kebersihan adalah bagian dari kedisiplinan prajurit. Karena kami menumpang di rumah warga, sudah menjadi kewajiban kami membantu menjaga lingkungan agar tetap bersih, rapi, dan nyaman,” ujar Prada Achmad, Kamis (24/7/2026).
Sikap sederhana tersebut mendapat apresiasi dari warga Desa Kesongo.
Mereka mengaku merasa bangga sekaligus terharu melihat para prajurit yang tidak hanya bekerja membangun jalan, rumah, maupun fasilitas umum, tetapi juga memberikan contoh nyata tentang pentingnya hidup bersih, disiplin dan saling peduli.
Kedekatan antara Satgas TMMD dan masyarakat pun semakin erat.
Interaksi yang terjalin setiap hari membuat hubungan keduanya tidak lagi sebatas aparat dan warga, melainkan seperti keluarga yang saling membantu dalam berbagai aktivitas.
Program TMMD ke-129 di Desa Kesongo pun kembali membuktikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
Nilai gotong royong, kepedulian, serta kebersamaan yang ditunjukkan para prajurit menjadi warisan positif yang diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat, bahkan setelah program TMMD berakhir. (Yin)







