Daerah

1.366 Guru dan 767 Murid TK Meriahkan Jalan Sehat Hari Anak Nasional di Bojonegoro

amunisinews001
9740
×

1.366 Guru dan 767 Murid TK Meriahkan Jalan Sehat Hari Anak Nasional di Bojonegoro

Sebarkan artikel ini
img 20260726 wa0006

BOJONEGORO – Suasana Alun-Alun Bojonegoro berubah menjadi lautan semangat dan keceriaan, Sabtu (25/7/2026).

Ribuan guru Taman Kanak-Kanak (TK) bersama ratusan anak didik memadati kawasan tersebut untuk mengikuti jalan sehat dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) sekaligus Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026.

Sebanyak 1.366 guru TK dan 767 murid ambil bagian dalam kegiatan yang mengusung tema “Guru TK Sejahtera, Pendidikan Taman Kanak-Kanak Berkualitas sebagai Pondasi Wajib Belajar 13 Tahun.”

Tema tersebut menegaskan pentingnya kesejahteraan tenaga pendidik dan kualitas pendidikan anak usia dini sebagai fondasi utama dalam mencetak generasi emas Indonesia.

Kegiatan berlangsung meriah dengan dihadiri Bunda PAUD Bojonegoro Cantika Wahono, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro.

Sebelum melepas peserta jalan sehat, seluruh guru dan anak-anak mengikuti senam sehat bersama.

Gelak tawa anak-anak berpadu dengan semangat para guru menciptakan suasana penuh kehangatan yang menggambarkan bahwa proses belajar tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui aktivitas yang menyenangkan, sehat, dan membangun kebersamaan.

Momentum ini menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah daerah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam memberikan perhatian terbaik terhadap tumbuh kembang anak-anak sejak usia dini.

Para guru TK dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai karakter, kemandirian, disiplin, hingga semangat belajar yang akan menjadi bekal penting bagi masa depan mereka.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menegaskan bahwa anak-anak merupakan aset paling berharga bagi bangsa.

Masa depan Indonesia, menurutnya, sangat bergantung pada kualitas generasi muda yang dipersiapkan sejak dini melalui pendidikan yang baik dan berkelanjutan.

“Anak-anak adalah aset bangsa untuk mewujudkan generasi emas. Karena itu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya mempersiapkan sumber daya manusia unggul melalui berbagai program, termasuk penyediaan beragam beasiswa,” ujar Nurul Azizah.

Ia menambahkan, investasi terbaik yang dapat diberikan kepada anak bukan semata pembangunan fisik, melainkan pendidikan yang mampu membuka peluang bagi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, berkarakter, kreatif dan memiliki daya saing.

Menurutnya, berbagai program pendidikan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro merupakan bentuk komitmen agar setiap anak memperoleh kesempatan yang sama dalam meraih cita-cita tanpa terkendala latar belakang ekonomi.

Nurul Azizah juga menekankan bahwa kesejahteraan guru TK tidak dapat dipisahkan dari peningkatan mutu pendidikan anak usia dini.

Guru yang mendapatkan perhatian dan dukungan akan mampu memberikan pembelajaran yang lebih optimal, sehingga menjadi pondasi kuat dalam menyukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Melalui peringatan HUT IGTKI ke-76 dan Hari Anak Nasional ini, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap semangat kolaborasi seluruh pihak terus terjaga demi menghadirkan lingkungan belajar yang aman, menyenangkan dan berkualitas.

Dengan demikian, anak-anak Bojonegoro diharapkan tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan masa depan. (Pro/yin)