Daerah

Forum Medhayoh, Bupati Bojonegoro Ajak Warga Sampaikan Keluhan Langsung

amunisinews001
6738
×

Forum Medhayoh, Bupati Bojonegoro Ajak Warga Sampaikan Keluhan Langsung

Sebarkan artikel ini
IMG 20260501 WA0003

BOJONEGORO – Program Bupati Medhayoh kembali digelar sebagai upaya mendekatkan pelayanan pemerintah langsung ke masyarakat Bojonegoro.

Kali ini, kegiatan berlangsung di Desa Sudah, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (30/4/2026), dan disambut hangat oleh warga meski diguyur hujan.

Kehadiran Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama istrinya Cantika Wahono, serta Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah, jajaran kepala OPD, Forkopimcam, hingga pemerintah desa, langsung menciptakan suasana penuh keakraban.

Lantunan hadrah yang mengalun berpadu dengan rintik hujan menjadi pembuka suasana.

Warga yang sudah memadati lokasi tetap bertahan, mengikuti seluruh rangkaian acara dengan antusias.

Bupati Medhayoh juga menghadirkan berbagai layanan publik secara langsung.

Mulai dari Samsat keliling, pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), layanan kesehatan, donor darah, gerakan pangan murah, perizinan usaha, hingga layanan BPJS Kesehatan.

Warga memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, menciptakan interaksi yang hidup dan penuh manfaat.

Dalam sesi dialog yang berlangsung santai namun sarat makna, Bupati Setyo Wahono menegaskan bahwa forum ini bukan sekedar kegiatan seremonial.

Ia membuka ruang seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi.

“Kalau ada keluhan atau persoalan, monggo disampaikan. Kita cari solusi bersama. Ini ruang ngudo roso,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Bojonegoro Nurul Azizah menyoroti fokus pembangunan daerah yang saat ini diprioritaskan pada sektor pertanian dan kesehatan.

Di bidang pertanian, terdapat empat isu utama yang menjadi perhatian, yakni ketersediaan pupuk, kebutuhan air, stabilitas harga pascapanen, serta pengendalian hama.

Sedangkan di sektor kesehatan, peningkatan layanan terus digenjot, termasuk di RSUD Sosodoro Djatikoesoemo yang kini memiliki layanan unggulan seperti kemoterapi, jantung, DSA (cuci otak), hingga stem cell.

“Harapannya, masyarakat tidak perlu lagi berobat ke luar daerah,” jelasnya.

Kepala Desa Sudah, Agus Mukhlison, mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya desanya sebagai lokasi kegiatan.

Dia menyebut Medhayoh Bupati menjadi momen penting yang dinanti masyarakat.

“Semoga kegiatan ini terus menjadi ruang diskusi yang gayeng dan membawa berkah bagi warga Malo,” ujarnya.

Acara ditutup dengan suasana kebersamaan yang sederhana namun penuh makna.

Di bawah langit mendung, warga dan jajaran pemerintah duduk bersama menikmati nasi buwuhan simbol kehangatan dan kedekatan antara pemimpin dan rakyat.

Hujan yang turun di Desa Sudah hari itu bukan menjadi penghalang.

Justru menjadi saksi eratnya kebersamaan dan kuatnya semangat gotong royong dalam membangun Bojonegoro yang lebih maju dan sejahtera. (Yin)