BOJONEGORO – Kelancaran pembangunan dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tidak hanya ditentukan oleh semangat gotong royong, tetapi juga kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kendala di lapangan.
Hal itu terlihat saat pengerjaan sasaran fisik TMMD di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem, Jumat (24/7/2026), ketika genset yang menjadi sumber pasokan listrik utama tiba-tiba mengalami gangguan dan berhenti beroperasi.
Kondisi tersebut sempat berpotensi menghambat aktivitas pembangunan. Pasalnya, sejumlah peralatan konstruksi yang digunakan di lokasi sangat bergantung pada pasokan listrik dari genset tersebut.
Menyadari pentingnya menjaga ritme pekerjaan, Komandan SST-2 SSK Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Peltu Pom Mohammad Syarif, langsung turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan.
Tanpa menunggu teknisi, ia segera mengecek berbagai komponen mesin secara teliti.
Mulai dari sistem pengapian, saluran bahan bakar hingga instalasi kelistrikan diperiksa satu per satu untuk menemukan penyebab gangguan.
Respon cepat itu membuahkan hasil, dalam waktu singkat, kerusakan berhasil diatasi dan genset kembali menyala sehingga seluruh aktivitas pembangunan dapat dilanjutkan seperti semula.
Peltu Pom Mohammad Syarif menegaskan bahwa kesiapan seluruh peralatan kerja menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan pelaksanaan TMMD.
“Seluruh peralatan pendukung harus selalu dalam kondisi siap digunakan. Jika terjadi kendala, kami berupaya melakukan perbaikan secepat mungkin agar pekerjaan tidak terhenti dan target penyelesaian tetap sesuai jadwal,” ujarnya.
Ia menambahkan, personel Satgas TMMD dituntut memiliki kemampuan beradaptasi dengan berbagai situasi di lapangan.
Selain menjalankan tugas pokok sebagai prajurit, mereka juga harus mampu menyelesaikan berbagai persoalan teknis yang muncul selama proses pembangunan berlangsung.
Keberhasilan menghidupkan kembali genset menjadi bukti bahwa setiap tantangan di lokasi TMMD dapat diatasi melalui kecepatan bertindak, kemampuan teknis, serta kerja sama yang solid antara personel TNI dan masyarakat.
Semangat tersebut menjadi salah satu kunci agar seluruh sasaran fisik maupun non fisik TMMD ke-129 di Desa Kesongo dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Di balik pembangunan jalan, jembatan, hingga fasilitas umum yang terus dikerjakan, terdapat dedikasi dan kerja tanpa henti dari para prajurit yang selalu siap menghadapi berbagai kendala demi memastikan pembangunan desa tetap berjalan sesuai rencana. (yin)






