TNI/POLRI

Kehadiran Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hidupkan Ekonomi Desa, Bakso Pak Sholeh Diserbu

amunisinews001
8831
×

Kehadiran Satgas TMMD 129 Bojonegoro Hidupkan Ekonomi Desa, Bakso Pak Sholeh Diserbu

Sebarkan artikel ini
img 20260726 wa0034

BOJONEGORO – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro tak hanya menghadirkan pembangunan jalan, jembatan, maupun fasilitas umum di Desa Kesongo, Kecamatan Kedungadem.

Kehadiran para prajurit TNI juga membawa dampak positif bagi pelaku usaha mikro (UMKM), salah satunya pedagang bakso keliling, Pak Sholeh.

Sabtu (25/7/2026), suasana di depan Balai Desa Kesongo tampak berbeda. Gerobak bakso sederhana milik Pak Sholeh yang dipasang di atas sepeda motor dipenuhi pembeli.

Aroma kuah bakso yang menggoda berhasil menarik perhatian para personel Satgas TMMD yang sedang beristirahat usai bekerja membangun desa.

Di sela padatnya kegiatan pembangunan, sejumlah prajurit memilih menikmati semangkuk bakso hangat sambil bercengkerama bersama warga.

Momen sederhana itu bukan sekadar melepas lelah, tetapi juga menjadi bentuk dukungan nyata terhadap pelaku usaha lokal.

Salah seorang anggota Satgas TMMD ke-129 Kodim 0813 Bojonegoro, Prada Gery Isar Abdullah, terlihat menikmati hidangan bakso bersama rekan-rekannya.

Menurutnya, membeli produk UMKM di lokasi TMMD merupakan bagian dari upaya membantu meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Kami ingin keberadaan TMMD membawa manfaat yang lebih luas. Tidak hanya membangun infrastruktur desa, tetapi juga ikut menggerakkan ekonomi masyarakat. Dengan membeli dagangan warga, kami berharap usaha kecil seperti milik Pak Sholeh semakin berkembang dan pendapatannya meningkat,” ujarnya.

Kehadiran ratusan personel Satgas TMMD di Desa Kesongo ternyata memberikan berkah tersendiri bagi Pak Sholeh.

Ia mengaku jumlah pembeli meningkat cukup signifikan sejak program TMMD berlangsung di desanya.

Biasanya, dia hanya mengandalkan pembeli dari warga sekitar.

Namun kini, para prajurit TNI turut menjadi pelanggan tetap yang membuat dagangannya lebih cepat habis.

“Alhamdulillah, sejak bapak-bapak TNI datang ke sini, dagangan saya jauh lebih ramai dari biasanya. Saya sangat bersyukur dan berterima kasih. Semoga kegiatan TMMD berjalan lancar dan membawa manfaat bagi masyarakat Desa Kesongo,” kata Pak Sholeh.

Kisah Pak Sholeh menjadi contoh nyata bahwa dampak TMMD tidak hanya terlihat dari hasil pembangunan fisik, tetapi juga mampu menggerakkan roda ekonomi masyarakat desa.

Aktivitas para personel yang berbelanja di warung maupun usaha kecil milik warga menciptakan perputaran ekonomi yang langsung dirasakan pelaku UMKM.

Semangat kemanunggalan TNI dan rakyat pun tercermin melalui interaksi sederhana tersebut.

Dari semangkuk bakso hangat yang dinikmati bersama, terbangun kedekatan antara prajurit dan masyarakat sekaligus memperkuat ekonomi lokal.

Melalui TMMD ke-129, Kodim 0813 Bojonegoro kembali menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan hanya soal infrastruktur.

Program ini juga menjadi sarana memperkuat kesejahteraan masyarakat dengan mendorong tumbuhnya usaha kecil, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh warga Desa Kesongo. (Yin)